Penyebab Kampas Rem Mobil Matic Cepat Aus
Segera ganti kampas rem yang mulai tipis cegah cakram baret. Ebay
Jakarta: Khusus pengguna mobil transmisi matic, pengecekan berkala pada sistem pengereman wajib dilakukan. Lantaran piranti pengereman di mobil transmisi matic, bisa dibilang sangat vital. Untuk pengoperasian awalnya saja, tuas rem sudah harus ditekan.

Toha yang praktek di bengkel mobil Pit Stop di bilangan Jakarta Timur menerangkan, kerusakan piringan rem lebih banyak karena faktor pemakaian. Terutama mobil matic yang minim engine brake, yang juga bikin kampas rem cepat habis dibanding mobil manual.

Pola pemakaian juga berpengaruh terhadap keawetan kampas rem dan piringan. Seperti sering melakukan pengereman mendadak, yang menyebabkan tekanan hidrolik tidak sesuai di salah satu bagian.

Selain itu, sering menginjak pedal rem saat kondisi jalan macet akan membuat kampas rem dan piringan jadi cepat panas, terlebih pemakaian rem yang tidak sesuai kebutuhan. Panas yang ditimbulkan membuat cakram memuai, dan bikin sistem pengereman tidak optimal.


Untuk mencegah kerusakan dan menjaga piringan lebih awet, agar selalu menggunakan kampas rem yang orisnil. Kampas rem imitasi atau KW cenderung terbuat dari bahan yang lebih keras dan banyak mengandung bahan logam, sehingga bisa bikin baret dan merusak piringan.

Terakhir, rutin lakukan pengecekan berkala dan disarankan minimal setiap 20 ribu km atau minimal 6 bulan sekali, termasuk mengganti minyak rem setiap 40 ribu km. Atau jika minyak rem sudah berwarna kehitaman dan sudah mengandung air.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id