Waspadai aquaplaning ketika berkendara di bawah guyuran hujan. Dok Medcom.id
Waspadai aquaplaning ketika berkendara di bawah guyuran hujan. Dok Medcom.id

Safety Driving

Musim Hujan Dimulai, Waspada Mobil 'Kepeleset'

Otomotif tips mobil safety driving tips otomotif
Ekawan Raharja • 27 Oktober 2020 10:00
Jakarta: Hujan sudah mulai mengguyur sejumlah daerah di Indonesia, dengan intensitas yang berbeda-beda, dan membuat jalanan menjadi lebih licin karena genangan air. Bagi pengendara mobil jangan lengah karena bisa saja mobil kepleset melewati genangan air yang membuat sudah dikendalikan.
 
Keplesetnya ban mobil ketika melewati genangan air ini disebut aquaplaning. Aquaplaning merupakan kondisi ban terangkat dari aspal saat melewati genangan air. Efeknya, ban mobil kehilangan traksi dan laju kendaraan tidak stabil.
 
Hal ini terjadi karena genangan air terlalu tebal berpadu dengan kecepatan mobil yang terlalu tinggi. Sehingga buangan air dari ulir ban tak bisa menampung banyaknya air yang dilindasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Efek ini akan terasa jika kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi, sehingga ban tidak menyentuh permukaan jalan dan akhirnya kehilangan traksi. Resiko terbesar yang mengintai tentu saja kecelakaan di jalan raya.
 
"Aquaplaning ini justru karena ada genangan, bahkan tipis sekalipun. Kalau banjir justru tidak ada, karena kendaraan jalannya pelan," ucap Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, beberapa waktu lalu.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif