Jas hujan juga memiliki masa pakai. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Jas hujan juga memiliki masa pakai. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Jas Hujan Kedaluwarsa, Apa Efeknya?

Otomotif tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 10 Desember 2019 10:18
Jakarta: Jas hujan merupakan salah satu peralatan wajib saat berkendara di saat hujan. Biasanya dalam kondisi menjelang musim panas, hujan tiba-tiba turun. Di saat kondisi seperti ini, biasanya pengendara membeli jas hujan berdasarkan harga termurah.
 
Bagi mereka di saat seperti itu yang penting bisa digunakan untuk kondisi dadakan. Oleh karena itu, memilih jas hujan tidak boleh asal. Anda harus memastikan menggunakan jas hujan yang nyaman dan aman ketika dipakai saat berkendara. Tapi tahukah Anda, jas hujan ternyata memiliki masa pakai atau kedaluwarsa?
 
Aling, salah seorang penjual jas hujan di Mangga Dua Jakarta, menjelaskan bahwa jas hujan memiliki umur pakai. Wanita berketurunan Tionghoa tersebut menjelaskan jas hujan bisa juga bolong meski tak pernah dikenakan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jas hujan kalau sudah lama biasanya tetap akan bolong namun lubang bolongnya sangat kecil. Kalau pas lagi hujan dan air masih tembus ke dalam juga, bisa jadi jas hujan sudah mulai rusak," jelas Aling saat ditemui di tokonya.
 
Penyebabnya adalah bahan kedap air yang biasanya terdapat di bagian dalam, mulai lapuk dan terkikis. Biasanya disebabkan karena sering terpakai dan tergesek dengan kulit serta keringat, juga karena penyimpanannya kurang tepat.
 
Cara mengetahui jas hujan masih bisa dipakai atau tidak pun terbilang mudah. Pemilik jas hujan bisa menerawang jas hujan ke lampu di ruangan yang agak gelap. Jika ada berkas sinar lampu yang tembus, berarti kondisi jas hujan tak bagus lagi.
 
Aling pun memaparkan biasanya umur jas hujan biasanya tidak sampai satu tahun. Jika sudah lama, pengendara bisa memeriksakan jas hujannya agar jas hujan bisa selalu siap pakai jika dibutuhkan.
 
Training Director The Real Driving Center, Marcell Kurniawan, menyarankan untuk tidak menggunakan jas hujan jenis ponco atau kelelawar. Penggunaan jas hujan model ponco dapat membahayakan penggunanya ataupun pengguna jalan lainnya.
 
"Ponco memiliki potensi bahaya tersangkut pohon atau rantai motor. Sudah jelas itu akan membahayakan," terangnya kepada Medcom.id.
 
Marcell menyarankan sebaiknya menggunakan jas hujan yang model setelan celana dan atasan. Dia mengklaim jas hujan model ini lebih maksimal melindungi dari air hujan dan tidak membahayakan.
 
Sosialisasi tentang bahaya jas hujan ponco juga sering dilakukan oleh pihak kepolisian. Bahkan melalui akun Twitter @TMCPoldaMetro, mereka sering mengingatkan perihal tersebut.
 
Yuk disiapkan jas hujan yang aman untuk digunakan berkendara ya.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif