Cara Unik Volkswagen Kampanye Berkendara Aman
Volkswagen punya kampanye unik untuk menghilangkan kebiasaan buka ponsel saat berkendara. YourMechanic
Jakarta: Kematian di jalan raya akibat penggunaan gawai yang membuat pengendara tak fokus mengendalikan kendaraan, cukup memprihatinkan. Volkswagen beberapa tahun lalu sudah menelurkan cara unik mengkampanyekan berkendara aman dan rupanya kembali viral saat ini.

Kondisinya pun dibuat senyata mungkin. Yaitu ketika orang ingin menonton sebuah film terbaru di bioskop dan ponselnya sudah lebih dulu disadap untuk proses broadcast pesan. Saat semua penonton memasuki zona bioskop, layar lebar menyala dan seseorang yang sedang berada di dalam mobil lalu menyalakan mobil.

Para penonton di bioskop, disimulasikan sedang berkendara dan mengalami kecelakaan

Dalam kondisi mobil sudah menyala, kemudian musik pun dimainkan di head unit mobil tersebut, lalu berkendara seperti layaknya intro sebuah film layar lebar. Scene klimaksnya terjadi ketika sang operator mengirimkan pesan kepada semua orang yang berada di dalan ruangan tersebut.


Saat para penonton sedang membuka dan melihat layar gawai masing-masing, tabrakan sontak terjadi dalam scene layar lebar di hadapan mereka. Semuanya pun terdiam lalu transisi gambar di layar lebar menunjukkan peringatan tentang penggunaan ponsel yang jadi penyebab mayoritas terjadinya kecelakaan saat berkendara.

Penonton terperanjat karena kecelakaan terjadi tak lama setelah mereka membuka ponsel

'Penggunaan ponsel adalah penyebab utama terjadinya kecelakaan berakibat kematian saat berkendara di jalan raya. Ini adalah peringatan saja, agar Anda tetap fokus berkendara dan mata tetap di jalan raya'. Begitu bunyi kampanye yang berada di akhir iklan kampanye tersebut.

Kreatifitas iklan yang mengajak orang yang sering berkendara untuk tetap fokus di jalan raya ala Volkswagen ini, patut diacungi jempol. Mengingat mereka mampu mengajak orang untuk lebih peduli keselamatan di jalan raya. Caranya, tidak membiarkan fokus pikiran terganggu oleh ponsel dan lainnya.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id