Jangan Asal, Mencuci Motor Ada Pantangannya juga!
Mencuci motor jangan asal, agar hasilnya maksimal. GTA Motorcycle
Jakarta: Mencuci kendaraan sudah jadi hal yang lumrah dilakukan pemilik kendaraan. Tidak hanya mobil, motor pun juga harus dijaga kebersihannya agar kondisinya sedap dipandang mata.

Meski terlihat sepele, mencuci motor juga ada pantangan-pantangannya. Autoevolution merilis apa yang tidak boleh dan yang boleh dilakukan ketika mencuci motor. Lebih lengkapnya Anda bisa membacanya di bawah ini.

Jangan Mencuci Saat Mesin dan Knalpot Panas
Besi panas dan air bukanlah paduan yang bagus. Penurunan suhu yang teramat mendadak bisa merusak struktur metal. Ini ilmu fisika sederhana yang sebenarnya sudah dipelajari sedang bangku sekolah dasar bukan?


Sebaiknya diamkan mesin terlebih dulu sampai suhunya tidak terlalu panas dan semprot dengan air sedikit demi sedikit sampai suhu mesin dan knalpot berangsur-angsur turun.

Jangan Mencuci Tanpa Persiapan
Sepele tapi penting, nyuci motor juga butuh modal peralatan seperti air yang cukup, sikat, sabun khusus hingga kain lap. Dan yang pasti persiapkan waktu khusus agar bisa mencuci lebih detail dan bersih.

Bersihkan Rantai Terlebih Dulu
Untuk motor tipe sport dan bebek yang menggunakan rantai, harus dibersihkan terlebih dulu. Oli hingga debu bercampur oli dipastikan berada disekitar area ini. Bersihkan rantai terlebih dulu agar oli dan kotoran rantai tidak ikut menempel bodi yang membuat berminyak.

Jangan Lupa Dibasahi Terlebih Dulu
Sudah pasti motor akan basah saat dicuci, tapi bukan itu maksudnya. Pastinya banyak kotoran yang saat kondisi kering agak susah dibersihkan, seperti serangga kecil. Air dapat membantu membersihkan noda ini dengan lebih mudah.

Jangan Gunakan Lap Bersifat Abrasif
Gunakan selalu lap yang lembut untuk membersihkan dan membasuh bodi motor. Lap dengan permukaan kasar atau terdapat pasir-pasir halus akan meninggalkan baret-baret halus.

Perhatikan Komponen yang Sensitif
Mencuci motor secara total seperti menyemprot bagasi hingga bagian mesin, jangan lupa perhatikan komponen yang sensitif. Misalnya bagian lubang filter udara dan komponen-komponen kelistrikan.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id