Gaya berkendara yang buruk bikin kampas kopling sepeda motor cepat habis. Suzuki
Gaya berkendara yang buruk bikin kampas kopling sepeda motor cepat habis. Suzuki

Penyebab Kampas Kopling Sepeda Motor Cepat Aus

Otomotif perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 04 Juli 2019 13:04
Jakarta: Sepeda motor model sport umumnya menggunakan sistem transmisi manual dan dilengkapi dengan tuas kopling. Bagi penggunanya perlu memperhatikan beberapa hal, khususnya kondisi kopling, agar transmisi bisa digunakan secara maksimal dan menyalurkan tenaga secara menyeluruh.
 
Dalam buku petunjuk manual produk sepeda motor, dijelaskan rata-rata interval pemakaian kampas kopling sekitar 15 ribu - 20 ribu Kilometer, atau sekitar 2 tahun pemakaian normal. Tapi dalam beberapa kondisi, kampas kopling bisa saja hanya bisa dipakai beberapa bulan saja.
 
Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kampas kopling sepeda motor lekas aus, salah satu yang paling umum adalah gaya berkendara yang buruk. Beberapa kebiasaan buruk yang biasa dilakukan adalah sering buka-tutup kopling sambil menghentak-hentakkan tuas gas, menggantung tuas kopling, atau mengemudi dengan setengah kopling.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cara berkendara lainnya yang berisiko membuat kampas kopling cepat aus adalah kebiasaan menahan tuas kopling saat posisi berhenti lama, contohnya saat saat berhenti di lampu merah sering menahan tuas kopling sementara posisi gigi masuk.
 
Untuk jeda lama atau berhenti lama (sekitar lebih dari 1 menit), laman resmi Suzuki menyarankan tuas kopling dibiarkan saja dan posisi gigi dinetralkan. Baru ketika akan jalan bisa kembali menarik tuas kopling dan posisi gigi dimasukkan kembali.
 
Selain dari perilaku mengemudi, kampas kopling yang cepat aus pun bisa disebabkan karena faktor setelah kopling yang terlalu dekat. Memang posisi ini akan memudahkan saat harus berpindah gigi, tapi resikonya harus terus menekan tuas kopling saat kecepatan rendah.
 
Untuk ukuran yang tepat, bisa mengatur jarak bebas tuas kopling sekitar 1,5 - 2 centimeter saja. Dengan cara ini kampas kopling bisa dimaksimalkan, dan usia pakainya pun jadi lebih lama.
 
Hal yang tidak kalah pentingnya, wajib menggunakan kampas kopling yang direkomendasikan untuk merek sepeda motor. Spare part Original Equipment Manufacturer (OEM) ini memang cenderung lebih mahal tapi kualitasnya jauh lebih maksimal ketimbang produk aftermarket, baik untuk performa mesin, ataupun dalam hal usia pakai.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif