Penambahan zat aditif bisa merusak mesin dan menggugurkan garansi. Medcom.id/Ekawan Raharja
Penambahan zat aditif bisa merusak mesin dan menggugurkan garansi. Medcom.id/Ekawan Raharja

Penambahan Aditif ke BBM Kendaraan, Garansi Bisa Gugur

Otomotif tips mobil tips motor tips knowledge tips otomotif
Ekawan Raharja • 14 Agustus 2019 11:43
Jakarta: Saat ini berbagai jenis zat aditif seperti salah satunya penambah oktan bisa ditemukan dengan mudah di pasaran. Menambahkan zat aditif ini cukup banyak dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor dengan tujuan untuk bisa meningkatkan oktan pada BBM kendaraannya.
 
Sudah pasti penambahan zat aditif ini sangat tidak dianjurkan, karena bukan tidak mungkin, penambahan ini justru bisa berimbas kepada penurunan performa mesin kendaraan kesayangan. Penambahan zat aditif ini bisa menimbulkan efek yang negatif, sebab tidak hanya sebagai bahan bakar, bensin juga berdampak kepada mesin kendaraan.
 
Efek negatif yang ditimbulkan bervariasi, tergantung formula yang digunakan oleh zat aditif tersebut. Tapi satu yang pasti, tidak ada perusahaan otomotif yang merekomendasikan zat aditif aftermarket tambahan digunakan pada kendaraan yang mereka produksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelum dijual ke pasaran, produk bahan bakar sudah melalui proses uji laboratorium. Setiap bahan bakar mengandung kadar oktan berbeda-beda. Dikhawatirkan fungsi yang ada pada bahan bakar akan hilang kalau ditambahkan dengan zat aditif lainnya, dikutip dari laman resmi Suzuki.
 
Perlu selalu diingat semua perusahaan yang menyediakan bahan bakar kendaraan sudah membuat keseimbangan dalam formulasi bahan bakar, yang sudah dites dan membagikan manfaatnya kepada konsumen, tanpa ada efek yang bisa merusak kendaraan.
 
Kalau memasukkan produk aftermarket zat aditif ke dalam tangki bahan bakar, akan berisiko menyebabkan hal yang di luar dugaan yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan sekaligus bisa merusak garansi kendaraan kesayangan.
 
Tidak ingin hal itu terjadi bukan? Karena itulah, jangan sekali-kali menambahkan zat aditif apapun ke dalam bahan bakar kendaraan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif