Rajin cuci helm usir bakteri hinggap di kulit kepala. Instructables
Rajin cuci helm usir bakteri hinggap di kulit kepala. Instructables

Cegah Helm Bau di Musim Hujan

Otomotif tips otomotif
M. Bagus Rachmanto • 05 November 2018 14:37
Jakarta: Kondisi helm yang lembab dan basah karena keringat atau terkena air hujan bisa menimbulkan bau yang tidak sedap. Sialnya, kondisi basah juga bisa mempercepat dan menjadi biang pertumbuhan bakteri di dalam helm, terlebih di musim penghujan seperti sekarang.

Untuk itu penting merawat kebersihan helm secara berkala. Jika tidak, helm berpotensi dihinggapi bakteri Staphylococcus. Bakteri ini menjadi penyebab penyakit kulit seperti panu, kadas, kurap dan kudis alias PK3. 

Terutama pada sling alias pengikat helm di bagian rahang. Efek negatif juga akan muncul di bagian rambut dan kulit kepala. Jika lembap dan basah dalam waktu yang lama, Anda akan merasakan gatal-gatal dan ketombe.

Mencuci helm menjadi cara ampuh untuk mengusir bakteri Staphylococcus bersarang di dalam helm. Tapi bagaimana caranya jika Anda sedang berada di kantor?.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Cara paling gampang adalah memanfaatkan hand dryer yang biasanya ditempatkan di dekat toilet atau dekat wastafel. Jika sudah mulai kering, semprot cairan anti bakteri khusus ke bagian dalam helm.  "Pakai helm lembap apalagi basah sangat enggak enak. Oleh karena itu, busa di helm yang dipasarkan sekarang biasanya sudah bisa dilepas. Tujuannya jelas, agar bagian dalam helm bisa dicuci," ujar Direktur Marketing PT Danapersadaraya Motor Industries (DMI), Johanes Cokrodiharjo, di Jakarta, beberapa waktu lalu.


(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi