Ilustrasi. Antara
Ilustrasi. Antara

Lalu Lintas

Terburu-buru saat Berkendara Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas

Otomotif tips mobil tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 07 Juli 2020 17:27
Jakarta: Angka kecelakaan lalu lintas di Jakarta sudah mengkhawatirkan. Bahkan,
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2019 meningkat sebesar 3 persen dibanding tahun sebelumnya.
 
Situasi ini membuat HSE dan Training Director di Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC), Jusri Pulubuhu miris. Menurutnya, perilaku pengendara di Indonesia harus diubah. Jika tidak, akan membuat angka kecelakaan lalu lintas semakin meningkat.
 
"Kalau tidak diubah, kasus kecelakaan bisa mencapai 65 ribu pada 2020. Data tersebut dirilis oleh lembaga di Australia," terang Jusri Pulubuhu, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Memang tidak mudah mengubahnya. Ini masalah kebiasaan atau perilaku keseharian dalam berkendara. Apalagi orang Indonesia juga terkenal dengan tak menaati waktu. Sehingga kala berkendara di jalan, cenderung terburu-buru," tegas Jusri.
 
Untuk itu, Jusri merasa para remaja atau anak-anak perlu dibekali dengan informasi tata cara berkendara yang baik dan benar semenjak usia dini. Setidaknya mendapat informasi dari keluarga atau sekolah.
 
Adapun jumlah pelanggaran lalu lintas selama 2019 juga meningkat dari tahun 2018 yakni 7.456.913 pelanggaran tilang dan 3.620.393 pelanggaran berupa teguran.
 

(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif