Pendendara sepeda motor berteduh di bawah flyover. Medcom.id/Wanda Indan
Pendendara sepeda motor berteduh di bawah flyover. Medcom.id/Wanda Indan

Waspada, Berteduh di Bawah Underpass Bisa Kena Tilang

Otomotif lalu lintas regulasi otomotif
M. Bagus Rachmanto • 24 Januari 2019 13:46
Jakarta: Musim hujan tentu harus dihadapi dengan mempersiapkan perlengkapan berkendara. Terkhusus bagi bikers, ketika hujan deras banyak yang berteduh di bawah flyover, jembatan penyeberangan, atau underpass.
 
Tentu berhenti di tempat-tempat tersebut terbilang tidak aman bagi bikers. Beberapa kemungkinan buruk bisa terjadi, seperti tersenggol kendaraan lain yang ingin melintas, mengganggu arus lalu lintas karena motor parkir di badan jalan, hingga beberapa akibat lainnya.
 
Soal aturan pelarangan ini disebutkan dalam Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 106 ayat (4) yakni "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mematuhi ketentuan:
a. Rambu perintah atau rambu larangan;
b. Marka Jalan;
c. Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas;
d. Gerakan Lalu Lintas;
e. Berhenti dan Parkir;
f. Peringatan . . .”

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dijelaskan lebih lanjut dalam pasal 118 yakni "Selain Kendaraan Bermotor Umum dalam trayek, setiap Kendaraan Bermotor dapat berhenti di setiap Jalan, kecuali:
a. Terdapat rambu larangan berhenti dan/atau Marka Jalan yang bergaris utuh;
b. Pada tempat tertentu yang dapat membahayakan keamanan, keselamatan serta mengganggu Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; dan/atau
c. Di jalan tol…”
 
Waspada, Berteduh di Bawah Underpass Bisa Kena Tilang
 
Kalau pun masih nekat untuk berteduh di bawah flyover, jembatan, atau underpass maka siapkan kocek untuk membayar Rp250 ribu. Denda ini sudah disebutkan di pasal 287 Ayat 3.
 
Polda Metro Jaya berharap pengendara motor menyiapkan 'peralatan tempur', seperti jas hujan dan pelindung anti air lain. Pengendara diminta tidak berteduh di bawah jembatan karena dapat menghambat arus lalu lintas.
 
Polda Metro Jaya mengancam akan mengganjar tilang apabila pemotor yang berteduh sembarangan seperti di terowongan, jalan penyeberangan orang dan halte kemudian membuat macet.
 
"Nanti ada Satgas yang akan mengimbau pemotor untuk tidak berteduh di bawah fly over atau jembatan penyeberangan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, beberapa waktu lalu.
 
Kalau mereka berhenti hanya untuk pakai jas hujan lalu jalan lagi, itu tidak menjadi masalah. "Kalau tidak meninggalkan tempat, bisa ditilang dengan denda Rp250 ribu," kata Budiyanto.
 
Agar tidak kesulitan saat hujan datang, pastikan jas hujan dan sepatu untuk hujan sudah dipersiapkan. Sehingga perjalanan anda tetap aman, nyaman, dan menyenangkan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif