tips knowledge

Terobos Banjir, Jangan Sampai Air Masuk Intake Udara

M. Bagus Rachmanto 04 Desember 2018 09:16 WIB
tips knowledge
Terobos Banjir, Jangan Sampai Air Masuk Intake Udara
Jaga intake udara dari air biar tidak mogok saat terobos banjir. Costulessinsurance
Jakarta: Intensitas hujan yang tinggi di beberapa wilayah Indonesia menyebabkan banjir. Bagi pemilik mobil, hati-hati ketika menerjang banjir karena bisa berakibat fatal, yaitu mesin mobil jebol.

Mekanik Nissan Kedawung Cirebon, Hadis, menjelaskan resiko terburuk menerjang banjir adalah blok mesin pecah. Ini terjadi lantaran air banjir masuk melalui intake udara.

"Kalau menerjang hujan perlu diperhatikan intake udara. Jika air masuk lewat, nanti masuk ke ruang bakar. Jika ruang bakar penuh dengan air, piston akan menonjok blok mesin dan akhirnya jebol," ucap Hadis kepada Mecom.id, beberapa waktu lalu.

Hadis memperingatkan jika mobil sudah terendam banjir, sebaiknya mobil dimatikan dan segera menyelamatkan diri. Nanti jika banjir sudah surut, bisa memanggil derek untuk di bawa ke bengkel resmi.


"Kalau mobil dihidupkan usai banjir bisa jadi air sudah masuk ke blok mesin. Ketika mesin dihidupkan, nanti blok mesin malah jadi jebol," tutup Hadis

Jadi mulai sekarang ada baiknya sebelum Anda nekat menerobos banjir memperhitungkan ketinggian air, jangan sampai air masuk dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id