Drax jadi andalan baru FDR untuk ajang balap Drag Bike. FDR
Drax jadi andalan baru FDR untuk ajang balap Drag Bike. FDR

Varian Baru FDR Drax, Slick dan Lebih Aerodinamis

Otomotif balap motor
Ahmad Garuda • 28 Agustus 2019 17:37
Jakarta: Gelaran Kejurnas Drag Bike 2019, menjadi momentum bagi produsen ban FDR mengeluarkan varian terbaru Drax. Yaitu ban khusus drag bike untuk ukuran 60/80-17.
 
“Salah satu ban balap yang dibuat oleh FDR adalah Drax yang dirancang untuk kompetisi drag bike. Kami ingin dragster ini kembali menggunakan ban produksi dalam negeri dan kami juga ingin menunjukkan bahwa kualitasnya juga terbukti bisa bersaing dengan ban balap impor,” kata FDR promotion department head PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) produsen ban FDR dan Federal, Elsafan Rendianto dalam keterangan persnya.
 
Dalam putaran ke-8 Kejurnas Drag Bike region 1 yang berlangsung Minggu (25/8/2019) lalu di sirkuit non permanen Coastal Area, Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, gelar juara pertama di kelas DB1, DB2, dan DB3 direbut oleh pembalap yang menggunakan varian baru tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Di trek beton, ban ini lebih mencengkeram dan untuk di trek aspal seperti saat balapan di Jambi, trek lebih licin tapi tetap oke. Saya lebih nyaman pakai ban ini dibanding ban-ban sebelumnya,” kata dragster region 1 yang berhasil dua kali podium saat putaran 5 Kejurnas Drag Bike 2019.
 
Satu hal yang berbeda di ban Drax ukuran 60/80-17 TT adalah konstruksinya. Bentuknya tidak kotak, tapi ban Drax punya profil ban seperti bentuk huruf ‘U’. Profil ban ini membuat ban tetap stabil saat start, namun ketika dipacu akan memberikan gesekan ke trek yang lebih minimal sehingga bisa memberikan catatan waktu yang terbaik.
 
“Profil ban Drax yang seperti huruf ‘U’ ini menguntungkan karena setelah start pembalap jadi bisa memacu motornya lebih cepat untuk raih best time,” kata Jimmy Handoyo, technical service & development department head PT SRI.
 
Karena profil ban ini berbeda dengan ban drag race yang biasanya kotak, mereka pun merekomendasikan untuk penggunaan rim 1.60 dengan tekanan angin ban 17 psi. Pembalap bisa menambah atau mengurangi tekanan angin ban hingga 4 psi sesuai dengan bobot pembalap, karakter mesin motor, dan kondisi jalan.
 
“Dari hasil riset kami bersama sejumlah pembalap drag race, tekanan angin tersebut adalah yang optimal untuk ban FDR. Jika tekanan angin dibuat rendah, seperti 10 psi maka ban akan goyang terutama start. Sebaliknya, jika tekanan angin terlalu tinggi ban akan spin,” ujar Jimmy.
 
Drax ukuran 60/80-17 TT yang diluncurkan oleh FDR saat ini adalah ban slick alias tanpa kembangan sehingga cocok untuk trek kering. Selain itu, ukuran ban ini lebih ceper membuat ban jadi lebih kokoh.
 
“Momen start saat balapan drag bike sangat penting, oleh karena itu kami rancang ban yang kokoh agar ban goyang,”
 
Lantaran hal ini mereka lakukan untuk mendukung balap drag nasional, tak heran jika banderol harga juga cukup kompetitif, yaitu Rp300.000.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif