Ulir Tengah di Permukaan Ban, Kini Mulai Punah
Beberapa ban saat ini sudah tidak menggunakan alur di tengah. Corsa
Jakarta: Kembangan di ban (motif ban) memiliki fungsi untuk membuang air di jalanan yang basah. Namun belakangan ini beberapa produsen ban mulai mengurangi penggunaan alur di tengah-tengah ban untuk membuang air.

Brand Manager Corsa, Salomon Manalu, menjelaskan untuk beberapa model memang sudah tidak menggunakan alur di tengah. Mengingat pengembangan teknologi di ban sepeda motor juga berpengaruh terhadap daya cengkram terhadap permukaan jalan.

"Teknologi kompon saat ini bisa mengendalikan air sehingga tanpa garis tengah, ban punya daya cengkeramnya lebih baik. Sehingga bisa mengakomodir tingkat kelengketan yang baik pula,” ucap Salomon di Plaza Senayan.


Meski demikian untuk beberapa model diakui masih menggunakan pola alur di tengah. Mengingat alur di tengah memiliki kemampuan untuk memecah air di jalanan.

“Kalau air sudah terbuang sebanyak-banyaknya maka ban bisa bersentuhan langsung dengan permukaan jalan,” sambung Salomon.

Selama bertahun-tahun hingga kini, kembangan di ban memang berfungsi untuk membuang air dipermukaan jalan yang dilewati ban. Jika air dibiarkan, maka kontak ban dengan permukaan jalan akan berkurang, dan efeknya ban menjadi lebih licin. Mengingat sekarang ini perkembangan teknologi ban, baik dari stuktur, kompon, hingga sidewall, semakin baik tentu teknologi menghilangkan alur di tengah ban memungkinkan untuk dilakukan.



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id