Jalani long lap penalti dua kali, Diggia harus puas finis di posisi 8. FOGM2
Jalani long lap penalti dua kali, Diggia harus puas finis di posisi 8. FOGM2

Dapat Penalti, Diggia Tetap Buka Peluang Juara Dunia Moto2

Otomotif
Ahmad Garuda • 17 Mei 2021 15:42
Pembalap Federal Oil Gresini Moto2 (FOGM2), Nicolo Bulega dan Fabio di Giannantonio, kembali menunjukkan performa maksimal di balapan Moto2 Prancis 2021, Minggu (16/5/2021). Kedua pembalap itu berhasil finis serta sukses menambah perbendaharan poin di klasemen di tengah kondisi sirkuit yang kurang bersahabat karena cuaca.
 
Fabio di Giannantonio (Diggia) yang mengawali balapan dari posisi 15 dan di akhir balapan mampu finis posisi delapan, memang masih membuka peluang besar untuk menjadi juara dunia. Persaingan pembalap di lima besar klasemen Juara Dunia Moto2 2021 ini memang sangat ketat. Usai Moto2 Prancis dan total lima seri sudah digelar, Diggia berada di posisi lima klasemen dengan total 60 poin, selisih poin juga tak jauh dari pemegang pucuk klasemen Remy Gardner yang kantongi 89 poin.
 
Sebenarnya posisi ini bisa lebih baik jika saja Diggia tak menjalani long lap penalty usai terlibat insiden senggolan dengan pembalap lainnya. Sehingga Ia dijatuhi hukuman tersebut. Apalagi, Ia malah melakukan sedikit kesalahan di long lap penalty pertama. Jalurnya memotong garis LLP yang disiapkan. Akibatnya Ia harus dua kali menjalani LLP dan membuat posisinya bergeser banyak. Beruntung Ia cepat kembali ke posisi 10 besar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan, Nicolo Bulega yang start dari posisi sebelas setelah lalui 25 lap, telah meleset dua posisi dan finis 13, bagaimanapun di Moto2 Prancis 2021 juga menjadi pencapaian baik bagi pembalap Italia ini masuk finis 15 besar, sekaligus meraih poin perdana di kelas Moto2.
 
“Balapan kali kali ini di Le Mans sangat menantang seluruh pembalap, termasuk pembalap kami. Diggia kembali membalap dengan hati dan berhasil finis di posisi 8, meskipun mengawali start di posisi 15 & harus melalui 2 kali hukuman penalti. Meski demikian Ia tetap berpeluang menjadi juara dunia Moto 2. Sementara Bulega berhasil membawa poin perdananya musim ini. Untuk klasemen tim, FOGM2 juga berhasil naik ke posisi 4," ujar Federal Oil Marketing General Manager, Hasril Arsyad.
 
Melihat jalannya balapan akhir pekan ini, Diggia pun berkomentar tentang performanya. Ia mengambil hal positif meski di kondisi kering Ia bisa tampil bagus. "Saya punya kecepatan motor untuk naik podium di lintasan kering. Namun, sangat disayangkan untuk dua long lap penalty. Saya pikir itu sedikit berebihan, tapi yang kedua adalah kesalahan saya," imbuhnya.
 
Sementara rekan setim Diggia yaitu Bulega, menganggap bahwa Ia kurang tepat dalam memilih kompon ban di kondisi trek ini. Lantaran kondisi cuaca yang cepat berubah panas usai trek lembab. Meski hanya mengamankan tiga poin tetapi itu menjadi awalan bagus baginya.
 
(UDA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif