Kemenperin Tuntaskan Draft RPP Kendaraan Listrik
Motor listrik Gesit karya mahasiswa ITS tampil dalam pameran otomotif di Surabaya pada akhir September 2018. Antara Foto/Moch Asim
Jakarta: Hasil pengkajian rancangan Peraturan Presiden tentang kendaraan bermotor listrik telah disusun sebagai draft. Selanjutnya dilakukan sinkronisasi dengan kebijakan dan aturan lain berlaku sebelum disahkan Presiden Joko Widodo.

"Untuk mengharmonisasikan masukan-masukan yang ada, membutuhkan pembahasan yang cukup lama agar memastikan arah kebijakan dapat dilakukan sebaik-baiknya mendukung industri otomotif nasional,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika dalam keterangan tertulis, Rabu (17/10/2018).

Pengkajian yang Kemenperin lakukan melibatkan akademisi, pelaku industri dan institusi terkait. Termasuk dari GAIKINDO, Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), Perkumpulan Industri Kecil-Menengah Komponen Otomotif (PIKKO), Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Institut Otomotif Indonesia (IOI).

“Kami juga melakukan pembahasan dengan para peneliti, institusi pendidikan seperti LPEM UI dan ITB, serta pelaku industri lokal di antaranya GESITS, Molina, Aplikabernas dan MAB,” papar Putu.


Perkembangan industri otomotif nasional masih menunjukkan geliat positif di tengah tekanan dinamika perekonomian global. Pada 2017, industri otomotif berkontribusi ke perekonomian nasional sebesar 10,16 persen serta mampu menyerap tenaga kerja langsung sekitar 350 ribu orang dan tenaga kerja tidak langsung sebanyak 1,2 juta orang.




 



(LHE)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id