Jumlah Pemudik Sepeda Motor Berkurang
Jumlah pemudik motor tahun ini tak sepadat tahun lalu. Dok. Medcom
Jakarta: Beberapa tahun lalu jumlah pemudik dengan sepeda motor sangat tinggi, hal ini turut membuat angka kecelakaan selama arus mudik cukup banyak. Namun tahun ini jumlah pemudik dengan motor disebut sudah berkurang.

"Hasilnya, tingkat kecelakaan arus mudik menurun di kisaran 30-40 persen. Kita harapkan hal itu bisa terus berlangsung sampai dengan arus balik selesai nanti," kata Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Indonesia.

Angka tersebut merupakan data yang tercatat hingga H-5 lebaran. Angka ini akan terus bertambah dan mencapai puncak pada H-3 dan H-2 lebaran.

Turunnya jumlah pemudik sepeda motor merupakan upaya bersama Kemenhub, BUMN, dan swasta melalui program mudik bareng sekaligus mengangkut motor pemudik. Kemenhub sendiri menyelenggarakan mudik gratis melalui jalur laut rute Jakarta-Semarang yang menargetkan 30 ribu orang dan 15 ribu motor.


Disisi lain pemudik dengan mobil justru meningkat. "Kendaraan roda empat naik 40 persen. Dari analisa, puncak arus mudik diperkirakan H-3 (Rabu)," kata Budi akhir pekan lalu.

Sejauh ini arus mudik terbilang lancar. Pemudik roda empat sudah bisa menikmati jalan tol hingga Surabaya, termasuk tol fungsional. Pemudik motor pun tak perlu bercampur dengan pemudik mobil di jalur arteri pantura.



(UDA)