Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, meresmikan Sirkuit Nasional Zabaq, terletak di Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Sabak Barat, Tanjung Jabung Timur, Jambi pada Minggu (15/12/2021). IMI
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, meresmikan Sirkuit Nasional Zabaq, terletak di Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Sabak Barat, Tanjung Jabung Timur, Jambi pada Minggu (15/12/2021). IMI

Balap Motor

Keren, Jambi Punya Sirkuit untuk Motor & Mobil

Otomotif balap motor balap mobil IMI Indonesia Bambang Soesatyo Sirkuit Zabaq
Ekawan Raharja • 06 Desember 2021 15:00
Jambi: Jambi menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang sudah mengembangkan sirkuit untuk balap motor. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, bersama dengan Gubernur Jambi, Al Haris, dan Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto, baru saja meresmikan Sirkuit Nasional Zabaq, terletak di Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Sabak Barat, Tanjung Jabung Timur, Jambi pada Minggu (15/12/2021).
 
Sirkuit permanen ini di sudah dibangun sejak tahun 2017 dan memiliki areal seluas 45 hektar. Sebagai perdana, sirkuit ini digunakan untuk Kejuaraan Nasional Motoprix putaran keempat region Sumatera.
 
"Mulai tahun 2022 nanti, Sirkuit Nasional Zabaq bisa menyelenggarakan lebih banyak lagi kejuaraan balap motor berkelas nasional. Kehadiran Sirkuit Zabaq dengan panjang lintasan mencapai 2.500 meter dengan 14 tikungan ini semakin menggeliatkan olahraga balap motor di Jambi. Melalui sirkuit ini kita harapkan bisa melahirkan pembalap muda Indonesia yang bisa menembus kancah internasional," ujar Bamsoet di sela-sela peresmian Sirkuit Zabaq.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua MPR juga ini menjelaskan pembangunan Sirkuit Zabaq dengan menggunakan APBD Tanjung Jabung Timur ini merupakan bukti keberpihakan pemerintah daerah dalam memajukan olahraga otomotif. Masyarakat juga bisa mendapatkan efek ekonomi beruntun yang besar dari kehadiran sirkuit atas penyelenggaraan berbagai event balap. Sirkuit Zabaq juga bisa menggeliatkan sport tourism di Tanjung Jabung Timur.
 
"Tribun permanen untuk penonton, klinik, paddock, dan beberapa sarana serta prasarana lainnya masih perlu dilengkapi. Karenanya pemerintah daerah Tanjung Jabung Timur dan pemerintah provinsi Jambi tidak bisa sendirian. Perlu dukungan dari pemerintah pusat, khususnya untuk memperlancar akses jalan menuju sirkuit. Peran dunia usaha swasta juga diperlukan, baik sebagai sponsor maupun dalam menyalurkan corporate social responsibility (CSR)," jelas Bamsoet.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif