Penjualan Motor

Penjualan Motor Sport 250cc Semakin Melempem

Ainto Harry Budiawan 20 Juni 2018 09:20 WIB
penjualan motor
Penjualan Motor Sport 250cc Semakin Melempem
Ninja 250 makin terpuruk penjualannya. Medcom/ A. Harry Budiawan
Jakarta: Motor sport 250cc sempat jadi idola banyak orang setelah Kawasaki menghadirkan Ninja 250R untuk pertama kalinya, sekitar 2008 silam. Setelahnay jejak Kawasaki diikuti kompetitor sesama Jepangnya.

Mulai dari munculnya Yamaha YZF-R25 yang muncul pertama kali pada 2014 lalu. Kemudian diikuti Honda lewat kehadiran CBR250RR pada 2016, setelah sebelumnya menjual CBR250R tahun 2011 yang didatangkan langsung dari Thailand.

Kini penjualan motor sport seperempat liter itu semakin terpuruk. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indoneia (AISI) menunjukkan hal tersebut. Penjualan motor-motor ini tak sampai ribuan unit per bulannya.

Kawasaki yang baru menghadirkan model terbaru Ninja 250 hanya bisa melepas 216 unit saja bulan Mei lalu. Begitu pula dengan Honda CBR250RR yang hanya 107 unit. Yamaha YZF-R25 lebih buruk, cuma 41 unit terjual.

Secara total sepanjang 2018 ini, Ninja 250 masih terbanyak dengan 6.030 unit, disusul CBR250RR sebanyak 1.228 unit dan Yamaha YZF-R25 577 unit. Kecuali Kawasaki, Honda dan Yamaha merakit produknya secara lokal.


Yang menarik, meski kalah di pasar domestik, YZF-R25 jadi idola untuk pasar ekspor, begitu pula degan Ninja 250. Sementara CBR250RR sejauh ini masih difokuskan untuk pasar domestik.



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360