Novus Bike tercipta karena idealisme sang pembuat yang ingin motor listrik ringkas dan unik. Novus Bike
Novus Bike tercipta karena idealisme sang pembuat yang ingin motor listrik ringkas dan unik. Novus Bike

Motor Listrik dari Novus, Ringkas nan Futuristik

Otomotif motor listrik
Ahmad Garuda • 10 Januari 2019 18:25
Jakarta: Salah satu ambisi terbesar orang-orang ingin mempunya motor listrik adalah karena modelnya yang futuristik, ringkas dan tidak neko-neko. Salah satunya ditunjukkan Novus Bike. Motor bernama Novus itu terinspirasi dari desain sepeda listrik dan motor listrik.

Meski terlihat masih prototipe, namun pembuatnya asal Jerman, mengaku sudah resmi menjualnya ke pasaran. Pengenalan dan penjualan motor ini bahkan sudah dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan ajang Consumer Electronics Show (CES) 2019 di Las Vegas, Amerika (8/1/2019).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Kami menciptakan motor ini karena idealisme besar untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap naif dan terlalu di angan-angan. Tapi dari awal kami sangat percaya bisa mewujudkan orisinalitas konsep yang jauh dari pola pikir pada umumnya. Hal inilah yang kami wujudkan di Novus Bike," klaim CEO Novus Bike, Marcus Weidig, sebagaimana ditulis oleh Electricmotorcycles.news. Mesin (motor listrik)
Mungkin ini yang tidak biasa dari motor-motor listrik yang sudah dipasarkan di dunia. Yaitu penempatan mesin atau motor listriknya. Kalau dari sekilas Anda melihatnya, Anda kebanyakan yang berfikir tentang penempatan mesin di atas rangka bawah. Tentu anggapan itu tidak benar, lantaran mesinnya ditempatkan tepat di tromol roda belakang.



Model mesin yang sangat kompak, membuat motor ini tak lagi membutuhkan penggunaan rantai dan penyaluran tenaga dari mesin ke roda tak membutuhkan jeda atau perantara seperti rantai atau belt. Tak heran, meski mesinnya cukup kecil namun tenaganya bisa mencapai 8,3 daya kuda dan torsinya sangat besar yaitu 200 Newton meter.

Mesin listrik ini mampu membawa pengendaranya sejauh 100 km dengan kecepatan penuh menyentuh 100 km per jam. Artinya motor ini lebih dari mampu menyaingi motor yang diproduksi Zero atau bahkan Energica. Baterainya bahkan dalam diisi ulang dalam satu jam hingga 80 persen.



Rangka

Bagian ini menyimpan banyak rahasia. Selain karena digunakan sebagai penopang baterai dan jok, rangka yang terbuat dari full carbon ini digunakan sebagai sandaran suspensi belakang dan lampu belakang. Sementara lampu depan berada di rangka setang sedangkan shockbreaker depan tersembunyi tepat di pangkal garpu depan.

Di bagian atas rangka, motor ini menggunakan sistem operasional full dari gawai. Selain sebagai kunci untuk menyalakan motor, juga sebagai multi information dashboard. Jadi Anda motor jika sudah terkoneksi dengan gawai Anda, kemungkinan dicuri oleh orang akan sangat kecil. Karena sistem operasional dan ragam hal lainnya sudah diambil alih dari satu perangkat.



Tapi sayang, motor listrik ini dianggap tidak layak untuk digunakan di jalan raya. Tidak adanya tempat untuk menempelkan pelat nomor, lalu lampu sein dan spion tidak ada, sudah jadi kelemahan terbesarnya untuk digunakan secara massal di jalan raya. Belum lagi harganya yang menyentuh angka USD39.500 atau sekitar Rp558 juta, akan membuat orang berpikir keras untuk membawanya ke garasi.


(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi