Tantangan besar besar para pembalap Moto2 dan MotoGP di Le Mans adalah sirkuit basah. FOGM2
Tantangan besar besar para pembalap Moto2 dan MotoGP di Le Mans adalah sirkuit basah. FOGM2

Trek Basah, Tantangan Besar Bulega dan Diggia di Moto2 Le Mans

Otomotif
Ahmad Garuda • 16 Mei 2021 13:24
Balapan di Sirkuit Le Mans, Prancis, bukan jadi hal baru berada dalam kondisi hujan. Tentu ini akan membuat pembalap dari aspek kesiapan secara teknis dan mentalitas, juga harus lebih ekstra. Permukaan lintasan yang lebih licin hingga secara teknis sirkuit, butuh fokus yang lebih tinggi.
 
Seperti yang dilakukan dua pembalap dari tim Federal Oil Gresini Moto2, Nicolo Bulega dan Fabio di Giannantonio. Mereka bahkan mengaku mengalami kendala setelan motor yang kurang tepat untuk hadapi balapan Moto2 Prancis 2021. Dari hasil kualifikasi yang mereka dapatkan pada Sabtu petang (15/5), Bulega berada di posisi 11 dan Fabio berada di posisi 15.
 
Circuit de la Sarthe, Le Mans sepanjang 4.185 meter sejak latihan hari Jumat pagi telah diguyur hujan, membuat performa pembalap menjadi kurang optimal. Bahkan kondisi ini memaksa Bulega terpental dari motor ketika kualifikasi dan kehilangan waktu untuk memperbaiki catatan waktunya. Padahal Ia mengaku mulai percaya diri dan kencang di kondisi basah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sayang sekali saya membuat sedikit kesalahan, padahal saya mulai kompetitif di kondisi lintasan basah dan posisi sebelas adalah hasil terbaik hanya dengan dua putaran. Jujur, saya bisa melakukan yang lebih baik tapi kehilangan banyak waktu. Cuaca akan sangat berdampak ke balapan, tapi kami berharap dan harus bisa mewujudkan hasil bagus,” ujar Bulega melalui keterangan resminya.
 
Menghadapi balapan Minggu (16/5), kedua pembalap asal Italia itu, sudah berkomitmen membalap dengan hati untuk bisa mengulang podium kemenangan seperti yang di raih di Moto2 Jerez 2021.
 
“Kami mengalami kesulitan sejak pagi karena setelan lintasan kering dan basah tak bisa sempurna akibat kondisi sirkuit. Saat kualifikasi dengan separuh lintasan basah dan separuhnya kering, saya merasa kurang nyaman melesatkan motor, terutama di bagian yang basah, dan tak bisa kencang. Setidaknya harus ada perbaikan hadapi balapan,” sambung pemenang Moto2 Jerez yang akrab disapa Diggia itu.
 
Namun apa pun bisa terjadi saat balapan berlangsung. Terutama jika para pembalap tidak memaksakan performanya dan pelan-pelan mempelajari kondisi trek yang bisa dimaksimalkan. Mengingat tak jarang juga pembalap yang start di urutan buncit, mampu meraih hasil bagus lantaran konsisten dengan lap time.
 
(UDA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif