Teknologi Otomotif

Bosch Aplikasikan Sistem Pengereman ABS di Motor Listrik

M. Bagus Rachmanto 03 November 2018 11:37 WIB
teknologi otomotif
Bosch Aplikasikan Sistem Pengereman ABS di Motor Listrik
Bosch kembangkan ABS untuk motor listrik. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Jakarta: Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di dunia meresahkan banyak pihak. Bahkan tidak sedikit yang menyayangkan puluhan ribu nyawa terbuang sia-sia akibat kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data kepolisian Negara Republik Indonesia pada 2017 kecelakaan kendaraan roda dua dan tiga di Indonesia mencapai 72 persen dari jumlah keseluruhan  kecelakaan di Indonesia, sementara untuk mobil sebesar 11 persen, truk 12 persen, dan bus sebesar 1 persen.

Perusahaan teknologi asal Jerman itu pun bertekad menemukan solusi bagi peningkatan status keamanan berkendara. Salah satunya melalui sistem pengereman berteknologi anti-locking braking system (ABS).


"Keselamatan menjadi salah satu tantangan paling mendesak di pasar sepeda motor. Dengan keahlian mengenai ABS selama lebih dari 30 tahun, kami percaya bahwa implementasi teknologi ini dapat memberikan dampak positif di Indonesia, juga membantu menyelamatkan hingga 5.000 nyawa pertahun untuk penggunaan di negara saja," kata Managing Director BOSCH Indonesia, Andrew powell di Imos 2018, Jumat 2 November 2018.

Untuk sepeda motor, ABS memungkinkan sepeda motor tetap stabil dan pengendara tetap duduk dengan tegak. Teknologi ini menurunkan resiko pengendara terjatuh, memperpendek jarak berhenti, dan mengurangi resiko tabrakan.

Bosch meneliti jika setiap sepeda motor dilengkapi dengan fitur ABS, sekitar seperempat kecelakaan lalu lintas di ASEAN dapat ditangulangi. Bahkan kini beberapa negara seperti di kawasan Uni Eropa, Jepang, Taiwan, dan India, sudah mewajibkan sistem ABS sebagai perangkat standar. 

Tak menutup kemungkinan nantinya aturan tersebut juga bakal diterapkan di sepeda motor listrik. Maka dari itu eScooter 11kW menjadi percontohan bagi BOSCH menerapkan sitem ABS di motor listrik.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id