Izin Berkendara

Psikolog Dukung Adanya Tes Psikologi saat Pembuatan SIM

Ainto Harry Budiawan 21 Juni 2018 06:20 WIB
lalu lintas
Psikolog Dukung Adanya Tes Psikologi saat Pembuatan SIM
Pemohon SIm sedang ikuti tes berkendara. Dok. Medcom
Jakarta: Mulai 25 Juni 2018 mendatang, Ditlantas Polda Metro Jaya akan memberlakukan tes psikologi sebagai salah satu syarat untuk pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Tes ini berlaku untuk pengajuan perpanjang, peningkatan golongan dan buat baru.

Langkah ini pun didukung oleh psikolog dari Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, Lia Sutisna Latif. Menurut dia, mengemudi adalah tingkah laku yang kompleks.

Untuk dapat bertingkah laku mengemudi yang aman dan bertanggung jawab (safe and responsible driving) serta tidak mengemudi yang berisiko membahayakan (risky driving behaviour), maka tidak cukup hanya dengan memiliki keterampilan teknis mengemudi yang memadai (hard skills).


"Harus juga memiliki aspek psikologis tertentu sebagai soft skill yang menunjang, terutama persepsi terhadap risiko dan stabilitas emosi," ungkap Lia.

Menurut Lia, terdapat karakteristik psikologis tertentu yang berkontribusi terhadap tingkah laku mengemudi yang berisiko (risky driving behaviour). Hal ini dapat dideteksi melalui pemeriksaan psikologis sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan yang membahayakan keselamatan dan ketertiban masyarakat.

Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar mengatakan, salah satu pertimbangan memberlakukan tes psikologi adalah UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 

"Di dalam UU itu, Peraturan Kapolri tahun 2009 itu, sebenarnya sudah diatur bahwa bukan hanya SIM umum tapi semua SIM itu harus menggunakan tes psikologi," kata Fahri beberapa waktu lalu.

Lalu banyaknya kecelakaan yang terjadi akibat keadaan labil psikologis si pengemudi. "Kami melihat bahwa memang ada beberapa kasus kecelakaan lalu lintas yang setelah dicek pemeriksaan psikologinya ternyata memang ada gangguan psikologi," beber Fahri.

Tes psikologi sebenarnya sudah diterapkan pada pengajuan SIM umum saja. Biaya tes psikologi disebut tak akan jauh dari pembuatan SIM umum yakni dikisaran Rp35 ribu. 



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id