Suzuki masih belum memikirkan memasarkan motor listrik. Suzuki
Suzuki masih belum memikirkan memasarkan motor listrik. Suzuki

Industri Otomotif

Suzuki Masih Malas Garap Segmen Motor Listrik

Otomotif industri otomotif
Ekawan Raharja • 03 Juli 2020 16:32
Hamamatsu: Sejumlah merek sepeda motor seperti Honda dan Yamaha sudah mulai mempersiapkan motor listrik sebagai evolusi kuda besi mereka di masa depan. Cuma langkah berbeda diambil Suzuki yang masih menahan diri untuk tidak menggarap kendaraan ramah lingkungan tersebut.
 
Wakil Presiden Pemasaran dan Penjualan Suzuki India, Devashish Handa, menilai untuk performa yang ditawarkan oleh sepeda motor listrik sekarang ini masih setara dengan motor-motor konvensional. Sehingga hal ini masih mempertimbangkan utama bagi pabrikan asal Jepang ini untuk mengembangkan sepeda motor listrik Suzuki.
 
Handa juga menilai untuk sekarang ini mereka lebih memfokuskan diri kepada adaptasi di tatanan kenormalan baru ini. Mengingat Pandemik Covid-19 di global berpengaruh terhadap penjualan, strategi pemasaran, hingga krisis kesehatan sehingga ini harus diperhatikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami terus mengamati kondisi ini dengan sangat hati-hati, namun perjalanan motor listrik belum konsisten. Kami justru fokus kepada model penjualan tahap baru, tanpa adanya kontak fisik antara pihak dealer dan konsumen,” kata Handa seperti dilansir dari laman Autoevolution.
 
Meski belum tertarik, lanjutnya, bukan berarti Suzuki tidak mempersiapkan pengembangan motor listrik di masa mendatang yang bebas suara dan polusi. Mereka mempertimbangkan juga skema biaya akuisisi dibandingkan pengembangan kendaraan tersebut bisa menjadi hal yang cukup menyulitkan.
 
“Dengan kata lain, motor listrik masih terlalu mahal saat ini dan konsumen urung untuk membelinya. Hal inilah yang memutuskan kami untuk tidak membuatnya. Setidaknya untuk saat ini,” tegasnya.
 
Handa mencontohkan Harley-Davidson mungkin menjadi perumpamaan dari pabrikan motor yang coba menggarap teknologi listrik dan tersandung pada banderol yang setinggi langit. Seperti diketahui, LiveWire sekarang dijual dengan harga USD 30 ribu, dan terbukti mematikan penjualannya bahkan bagi para pecinta kuda besi asal Amerika Serikat itu.
 
Sampai di sini tentu jelas, Suzuki tidak akan mau mengambil resiko tersebut. Terlebih saat ini penjualannya cukup terseok-seok dampak dari pandemik.
 

(UDA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif