Motor listrik Gesits siap dikirim ke konsumen pada Juli 2019. Dok Medcom
Motor listrik Gesits siap dikirim ke konsumen pada Juli 2019. Dok Medcom

Siap-Siap! Motor Listrik Gesits Dikirim Perdana Juli Nanti

Otomotif motor listrik motor baru
Ahmad Garuda • 27 Juni 2019 14:47
Jakarta: Keran pemesanan motor listrik nasional Gesits yang sudah dibuka sejak pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 lalu, hingga saat ini belum juga dikirim ke tangan konsumen. Namun penantian panjang bagi pemesan perdananya, bakal berakhir mulai Juli 2019 nanti.
 
Melalui keterangan resmi yang masuk ke meja redaksi, Gesits menegaskan bahwa mereka sudah siap mengirim produk yang sudah terpesan di ajang pameran otomotif perdana yang mereka ikuti akhir April lalu mulai Juli nanti. Hal ini juga ditegaskan oleh CEO PT Gesits Technologies Indonesia (GTI), Harun Sjech dalam beberapa obrolan kepada Medcom.id.
 
"Memang sudah banyak konsumen yang mempertanyakan itu kepada kami. Paling tidak, kami tetap berusaha keras agar proses homologasinya berjalan lancar. Sembari kami memperbaiki sistem pemasaran dan aftersales seperti baterai dan lainnya. Karena ini tidak mudah, harus bergerilya untuk membuat motor listrik ini," klaim Harun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Siap-Siap! Motor Listrik Gesits Dikirim Perdana Juli Nanti
 
Ia melanjutkan bahwa secepatnya, GTI akan segera mengirimkan motor yang sudah dipesan dalam beberapa waktu sejak pertama kali dipamerkan di IIMS lalu. Harun bahkan menyebutkan bahwa proses pengiriman akan dimulai setelah lebaran Idul Fitri tahun ini.
 
Sebagai motor listrk pendatang baru dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan, Gesits membuat pencinta otomotif nasional jadi penasaran. Secara konsep desain, motro ini memiliki tampang mirip motor matic yang selama ini mengaspal di jalanan.
 
"Secara filosofi, kami membuat desain tentu tidak ingin mengubah pandangan masyarakat terhadap motor listrik. Karena model yang aneh-aneh justru akan sulit dicerna masyarakat. Jika diperhatikan secara detail, tampilannya mirip dengan salah satu motor matic pabrikan asal Jepang. Tapi penggeraknya saja yang sudah berteknologi nol emisi."
 
Terlepas dari masalah kemiripan, kesan elegan tetap tampak. Apalagi menggunakan warna-warna tegas seperti merah, putih dan hitam, yang tidak dibalut dengan grafis sama sekali.
 
Sasisnya menggunakan material baja, sementara di bagian suspensi depan menggunakan bahan teleskopik, sedangkan suspensi belakang dipersenjatai multi-link aluminium. Motor listrik ini juga menggunakan pelek alloy dan rem cakram di bagian depan dan belakang.
 
Dipersenjatai baterai lithium NCM, berkapasitas 3 kWh, motor ini diklaim mampu melaju hingga 50 km dengan satu kali pengisian daya. Slot baterainya ada dua yang berarti daya jangkaunya bisa mencapai 100 km. Sementara kecepatan maksimalnya kurang lebih 70 km per jam.
 
Pengisian daya baterai, sepertinya mulai mengalami pengembangan yang cukup signifikan, lantaran hanya membutuhkan waktu 3-4 jam saja sampai baterai terisi penuh. Pengguna motor listrik Gesits juga bisa melakukan penukaran baterai di sejumlah SPBU jaringan Pertamina dengan cara seperti membeli gas elpiji. Yaitu menukar baterai yang kosong dengan baterai yang sudah terisi penuh.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif