Puluhan pengendara sepeda motor melintas melawan arah di jembatan layang Buaran, Jakarta. MI/Pius Erlangga
Puluhan pengendara sepeda motor melintas melawan arah di jembatan layang Buaran, Jakarta. MI/Pius Erlangga

Pentingnya Payung Hukum dan Sarana Pendukung Ganjil Genap Motor

Otomotif lalu lintas regulasi otomotif
M. Bagus Rachmanto • 22 Agustus 2019 09:28
Jakarta: Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya belum mengambil sikap terkait wacana kebijakan ganjil genap diberlakukan kepada sepeda motor. Lantaran payung hukum atau regulasinya belum ada.
 
"Karena ini terkait dengan publik. Ada yang dirugikan, ada yang diuntungkan terkait aturan itu," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir di Mapolda Metro Jaya, beberapa waktu lalu.
 
Jika sudah ada regulasinya, kata Nasir, Ditlantas Polda Metro dipastikan mendukung aturan tersebut. Mengingat, kebijakan itu bukan hanya dilakukan oleh regulator dalam artian pemerintah, tapi banyak pihak. "Kalau kebijakan itu sudah ada legitimasinya, maka kita akan mendukung."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, kata Nasir, Polda Metro Jaya bersedia menerapkan sistem ganjil genap untuk motor. Namun, sarana jalannya perlus dipersiapkan dan dilengkapi terlebih dulu.
 
"Ganjil genap jika diterapkan kepada sepeda motor terlebih dahulu harus dilengkapi dengan sarana jalan, seperti rambu, marka serta personel yang pas," kata Nasir.
 
Nasir mempersilakan semua pihak berwacana terkait ganjil genap diberlakukan bagi sepeda motor. Hanya, keputusan diberlakukan atau tidak ada di tangan Pemprov DKI.
 
"Maka, nanti ketika diputuskan itu menjadi suatu regulasi yang wajib dipatuhi oleh semua. Bukan hanya sepeda motor pengusaha atau pemerintah, tapi semua," pungkas Nasir.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif