Fitur safety di Yamaha YZF-R1 terbaru bakal punya sistem unik? CycleNews
Fitur safety di Yamaha YZF-R1 terbaru bakal punya sistem unik? CycleNews

Beginikah Sistem Anti-Wheelie Yamaha YZF-R1 Terbaru?

Otomotif teknologi otomotif motor baru yamaha
Ahmad Garuda • 20 Mei 2019 09:21
Jakarta: Rumor tentang hadirnya generasi terbaru Yamaha YZF-R1, terus bergulir. Namanya motor baru, tentu banyak teknologi dan fitur baru yang bakal diumbar. Apalagi kini, produsen kendaraan roda dua punya komitmen tinggi dalam hal menjaga keselamatan pengendara lewat fitur aplikatif di kendaraan.
 
Lalu fitur apa saja yang bakal diusung motor jagoan brand garpu tala itu di pasar motor superbike tersebut? Mari kita lihat berdasarkan bocoran yang beredar di kalangan motor enthusiast.
 
Bagian yang menjadi sorotan terbesar motor enthusiast adalah sistem anti-wheelie (mencegah ban depan terangkat saat berakselerasi dengan ekstrim) yang mereka gunakan. Biasanya sistem ini bekerja melalui deteksi bukaan katup akselerasi, dengan bantuan sensor inertial measurement unit (IMU). Artinya, jika posisi ban depan mulai terangkat, ECU akan memerintahkan bukaan gas akan untuk direduksi sampai ban depan kembali menyentuh permukaan jalan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tapi di versi terbaru, sistem sensornya takkan bekerja melalui sensor di bukaan gas. Melainkan bekerja melalui sensor di rem belakang. Bekerjanya sistem tersebut, juga jadi indikasi adanya perintah dari ECU agar rem belakang bekerja sedikit demi sedikit hingga ban depan menapak ke permukaan jalan.
 
Sayangnya, belum ada penjelasan lebih lanjut apakah bukaan gas takkan terintervensi atau tetap terintervensi saat sistem tersebut bekerja. Namun yang jelas sistem tersebut bisa dikatakan sebagai fitur yang baru untuk sistem anti-wheelie.
 
Dari sisi mesin, Yamaha rupanya masih tetap setia menggunakan tipe mesin segar 4-silinder. Bedanya sistem transmisi yang akan mereka pasok nantinya, dikatakan sudah mengusung sistem seamless gearbox. Sistem ini meminimalisir jeda ketika mengoper gigi. Sehingga mengefektifkan kinerja sistem transmisi.
 
Sistem tersebut akan berpadu dengan kinerja mesin yang menggunakan sistem variable valve timing, sehingga performa kendaraan dari buka-tutup tuas gas, benar-benar sesuai. Perbaikan di sistem ini, pastinya juga membuat sistem elektronik di motor tersebut mendapat sentuhan yang lebih baik.
 
Tinggal menunggu waktu tepat kapan motor ini diluncurkan. Apakah di Tokyo Motor Show? Kita tunggu saja.
 

(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif