industri otomotif

Ekspor Yamaha Tembus 1,5 Juta Unit

Ahmad Garuda 03 Desember 2018 16:10 WIB
industri otomotif
Ekspor Yamaha Tembus 1,5 Juta Unit
Jokowi harap ekspor Yamaha dapat terus meningkat. Medcom.id/Ahmad Garuda
Jakarta: Yamaha Motor Manufacturing Indonesia, akhinya mencapai unit ekspor motor hingga 1,5 juta unit. Tenutnya ini menjadi pencapaian positif brand asal Jepang itu, Mengingat komitmen mereka untuk berinvestasi di pasar nasional juga semakin besar.

Acara yang berlangsung di pabrik Yamaha Pulo Gadung pada Senin (3/12/2018) itu, dihadiri beberapa pejabat negara. Di antaranya termasuk Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Menteri Perindustian, Airlangga Hartarto bahkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan board of director Yamaha Indonesia serta kementerian lainnya.

“Dalam kurun waktu empat tahun, kami berhasil meniingkatkan 14,7 kali lipat untuk ekspor dengan kandungan lokal 94 persen. Fakta ini menjadi indikasi bahwa kami berperan aktif mendukung penguatan sektor perekonomian bangsa. Bahkan menghasilkan surplus perdagangan sebesar Rp11,8 triliun tahun ini,” ujar Vice President Director PT YIMM, Dyonisius Beti saat memberikan sambutan resminya.


Pada tahun ini, perkiraan ekspor pabrikan tersebut mencapai 338 ribu unit dan 5,3 juta versi CKD. Untuk unit ke 1,5 juta unit yang diekspor, kebetulan jatuh ke unit Xmax. 

Adapun kontribusi produk yang diekspor adalah Xmax, Nmax, Lexi, Aerox, R3, R25, R15 dan MX-King. Sementara negara tujuan ekspor juga berkembang cukup besar. Kini ada Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Jerman Prancis, bahkan di banyak negara di Asia, Afrika dan Ausralia.

“Saya banggga Yamaha punya komitmen besar dalam hal ekspor, ini patut kita apresiasi, mengingat kontribusi mereka terhadap sektor perekonomian bangsa. Namun di pasar domestik masih terlalu besar yaitu 75 persen, sementara ekspor produk masih sekitar 25 persen, Dengan komitmen besar, lima tahun ke depan bisa kita balik persentasinya. Sekarang kami tinggal menanyakan lagi, investasi apa lagi yang akan mereka lakukan di Indonesia, apa yang bisa dibantu hingga hambatan-hambatannya. Saya harap ke depannya tidak ada kesulitan lagi,” ungkap Joko Widodo.

Tentang tantangan yang diberikan Jokowi ke Yamaha ini, pun dijawab oleh Dyionisius Beti. Bahwa mereka akan berupaya melakukan yang terbaik untuk mencapai angka tersebut. Tapi itu tak mudah mengingat banyak juga negara melakukan proteksi tersendiri untuk melakukan impor produk dari negara lain. Tapi Dyon berjanji untuk mencari konfigurasi angka penjualan domestik dan ekspor terbaik dan mendekati tantangan sang presiden.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id