Foto: suzuki
Foto: suzuki

Simak, Tips Aman Kredit Motor di Masa Pandemi

Otomotif Kredit tips motor tips otomotif Kredit Kendaraan
Adri Prima • 22 Juni 2021 20:27
Jakarta: Kendaraan bermotor kini sudah menjadi kebutuhan utama dalam menunjang mobilitas. Selain itu, beraktifitas dengan mengendarai sepeda motor juga jauh lebih ekonomis dan efisien dibandingkan naik kendaraan umum.
 
Saat ini membeli kendaraan bermotor dengan cara kredit banyak diminati masyarakat karena dinilai lebih mudah dan tidak memberatkan. Hal ini berkaitan dengan pengeluaran bulanan yang lebih ringan. 
 
Hanya saja di masa pandemi seperti saat ini, pihak leasing atau perusahaan pembiayaan cenderung akan lebih ketat dalam memberikan kredit karena pertimbangan situasi perekonomian yang juga berdampak pada daya beli masyarakat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini membuat beberapa leasing atau perusahaan pembiayaan semakin mempertimbangkan faktor resiko. Pada beberapa leasing, mereka juga menaikkan jumlah harga uang muka (DP) selama masa pandemi. 
 
Meski demikian, melansir situs resmi Suzuki Indonesia, berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan agar pengajuan kredit motor kalian disetujui oleh leasing. 

Ajukan DP besar 


Sebelum mengajukan kredit, Anda harus memperhitungkan tenor dan cicilan sesuai dengan kemampuan. Hal ini harus diperhitungkan dengan benar karena setelah memesan kendaraan melalui sales atau disebut SPK, pihak dealer akan menghubungi leasing agar melakukan survei.
 
Untuk memperlancar persetujuan kredit, ada baiknya Anda memberi uang muka atau DP dengan jumlah besar. Pada umumnya, pengajuan kredit motor dengan DP di atas 30% lebih mudah dan cepat disetujui karena dianggap sebagai bentuk keseriusan Anda sebagai calon pembeli motor.

Tenor pendek akan lebih mudah diterima


Keseriusan Anda dalam mengajukan kredit juga akan dilihat dari tenor kredit yang diambil. Dalam hal ini, semakin pendek tenor yang Anda ajukan maka semakin tinggi kemungkinan pengajuan kredit Anda disetujui.
 
Tenor pendek, sekitar 1-2 tahun, dianggap lebih menjanjikan daripada tenor panjang. Jika Anda mengajukan tenor pendek, pihak leasing akan menganggap bahwa Anda telah memiliki tabungan namun belum cukup untuk membayar cash atau tunai.
 
Sedangkan jika Anda mengajukan tenor panjang, pihak leasing akan berpikir panjang untuk mengabulkannya. Hal ini karena tenor panjang rawan menyebabkan kredit macet sehingga menimbulkan kerugian pada kedua belah pihak, yaitu Anda sebagai pembeli dan pihak leasing.
 

Perhitungkan skema kredit yang aman dan sesuai kemampuan


Hitunglah dengan cermat skema kredit motor Anda agar aman dan tidak memberatkan. Syarat pertama besar cicilan kredit adalah sepertiga dari penghasilan keluarga, yang meliputi penghasilan Anda dan pasangan.
 
Namun harus Anda ingat bahwa cicilan kecil seperti halnya hutang yang terus menghantui selama bertahun-tahun, sedangkan nilai barang akan semakin menurun. Sebaiknya Anda perhitungkan terlebih dahulu akumulasi pengeluaran menggunakan kendaraan umum dalam satu bulan.
 
Pastikan bahwa cicilan yang Anda ajukan tidak lebih dari akumulasi ongkos kendaraan umum. Hal ini berkaitan dengan fungsi motor sebagai alat transportasi produktif. Dengan demikian, ongkos transportasi harian bisa dikonversikan untuk membayar cicilan agar tidak terasa terlalu berat.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif