Taksi listrik milik Blue Bird. Medcom.id/Ekawan Raharja
Taksi listrik milik Blue Bird. Medcom.id/Ekawan Raharja

Mobil Listrik

Blue Bird Punya Mobil Listrik, Bukan Keuntungan yang Utama

Otomotif mobil listrik blue bird taksi express
Ekawan Raharja • 28 Juli 2021 12:00
Jakarta: Bluebird merupakan salah satu operator taksi yang sudah mengoperasikan mobil listrik sebagai armadanya di Jakarta dan Bali. Meski demikian, diakui oleh mereka bahwa penggunaan mobil listrik sekarang ini belum untuk mencapai keuntungan.
 
Chief Strategy Officer Blue Bird, Paul Sugianto, menjelaskan proyek ini merupakan persiapan dari mereka untuk menyongsong era kendaraan listrik. Sehingga kita era elektrifikasi dan pemerintah sudah ada target yang jelas, maka diharapkan perusahaan sudah mempersiapkan diri.
 
"Jadi memang ini bukan proyek yang kita bilang menguntungkan. Tapi setidaknya dari sana kita sudah belajar banyak bagaimana menyiapkan diri, karena menyiapkan diri itu bukan cuma beli mobilnya saja. Tapi menyiapkan jaringan untuk charger-nya, melatih pengemudi, perawatan, baterai, pasarnya, dan bagaimana kalau kita ada masalah," ungkap Paul di Indonesia Green Summit 2021. 
 
Paul mengakui saat ini jumlah armada mobil yang dimiliki oleh Blue Bird sekarang mencapai 25.000 unit. Sedangkan untuk mobil listriknya masih 60 unit, di mana 30 unit untuk taksi dan 30 unit untuk rental.
 
"Sebenarnya kita punya rencana sampai 2020 sudah 300-an (unit mobil listrik). Cuma karena keadaan ekonomi, terutama ketika Covid mulai melanda di Maret 2020, kita menghentikan sejumlah investasi. Tapi bukan kita sebagai ini menghentikan investasi. Kita di sustainability, kita masih terus. makanya walaupun begitu di 2020 tantangannya, kita masukan 30 unit mobil," tambah Paul.
 
Dia juga percaya bahwa harga mobil listrik ke depan nantinya akan semakin terjangkau. Dia meyakini harga mobil listrik dari tahun ke tahun akan terus turun.
 
"Iya, karena jadi suatu saat kita akan mencapai dimana harga baterai ini menjadi sangat kompetitif dengan yang ada sekarang. Sebenarnya kalau kita hitung dari grafik, sudah ada hitungannya. Sudah ada hitungannya dan sebenarnya tidak jauh lagi," pungkas Paul.

 
(ERA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif