Keramaian di IIMS 2018. AFP/Bay Ismoyo
Keramaian di IIMS 2018. AFP/Bay Ismoyo

Industri Otomotif

Prediksi Penjualan Mobil Akhir Tahun, Sampai 600 Ribu Unit?

Otomotif industri otomotif
Ekawan Raharja • 01 Oktober 2020 10:00
Jakarta: Pandemik Covid-19 yang melanda sejak awal tahun 2020 membuat perekonomian menurun, dan berdampak kepada penjualan kendaraan bermotor (roda empat dan selebihnya). Hal ini kemudian membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) harus merevisi prediksi penjualan di akhir tahun 2020, sebelumnya ditetapkan 1 juta unit dan akhirnya diturunkan menjadi 600 ribu unit.
 
Kini memasuki kuartal keempat, bagaimana dengan prediksi tersebut? Apakah masih akan tercapai atau malah kurang dari prediksi yang sudah ditetapkan?
 
Jika melihat data penjualan retail periode Januari - Agustus 2020 yang dirilis Gaikindo, hingga kini penjualan baru di angka 363.034 unit. Ini berarti masih kurang 236.996 unit lagi, dan jika rata-rata dibagi ke dalam 4 bulan yang tersisa maka harus menjual 59.241 unit per bulannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melihat kondisi ini, sejumlah pelaku industri otomotif memiliki prediksi yang berbeda-beda. Ada yang optimis menilai prediksi 600 ribu unit ini bisa terpenuhi, dan pula ada yang pesimis.
 
Seperti Suzuki masih melihat optimis bahwa target ini bisa tercapai. Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny saputra, menganalisa prediksi ini masih mungkin untuk dicapai akhir tahun.

"Di suzuki selama pandemi ini terbagi tiga periode, yakni periode adaptasi sebagai periode awal pandemi, lalu periode transisi, setelah itu periode Recovery. Pada periode adaptasi terjadi kondisi penurunan, kondisi negatif. Lalu periode kedua mulai membaik, semoga periode ketiga semakin membaik lagi," terang Donny Rabu (30/9/2020) di acara Ngovid Forwot bersama Suzuki.
 
"Yang bisa mempengaruhi kontraksi pasar sejauh ini adalah kondisi ekonomi, di mana saat ini cenderung negatif. Lalu yang kedua adanya stimulus produk, stimulus produk merupakan kewajiban dari produsen. Stimulus ketiga adalah regulasi pemerintah."
 
Dia menilai apabila di September sampai Desember ini terdapat stimulus, maka akan mendong tren pasar positif. Sehingga kemungkinan prediksi di 600 ribu unit ini bisa tercapai.
 
Namun analisa berbeda dikemukakan oleh PT Toyota Astra Motor. Mereka memprediksi penjualan di akhir tahun tidak akan sampai 600 ribu unit.
 
"Untuk mencapai 600 ribu unit rasanya tidak, kita melihat bulan per bulan mungkin di bawah 600 ribu unit. Bayangan kita marketnya mudah-mudahan tidak terlalu jauh dari 600 ribu unit jadi sekitar 550 ribu ke atas itu harapan kami," ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, Selasa (29/9/2020) yang diselenggarakan oleh PT Astra International secara virtual.
 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif