Ilustrasi. Lifepal
Ilustrasi. Lifepal

Rencana Keuangan

Cara Mengatur Biaya Operasional & Kepemilikan Mobil

Otomotif
Ekawan Raharja • 12 Januari 2021 14:00
Jakarta: Memiliki mobil tentu harus siap didukung dengan segala biaya yang muncul. Karena tanpa kepemilikan dana yang cukup, arus kas bulanan bisa makin terganggu dan alhasil aset lancar (tabungan, kas, dan setara kas) yang dimiliki terkuras tanpa diketahui.
 
Sebagai sebuah aset yang nilainya mengalami depresiasi, harga mobil tidaklah murah. Lifepal menekankan pemilik mobil wajib memiliki perencanaan keuangan yang baik ketika memutuskan untuk membeli mobil pribadi.
 
Salah satu poin penting dalam perencanaan keuangan bagi pemilik mobil adalah adanya ketersediaan biaya operasional mobil beserta dana darurat. Kedua komponen ini memiliki fungsi yang berbeda. Lantas bagaimana cara mempersiapkan biaya operasional dan dana darurat bagi pemilik mobil? 
 

1. Sisih Uang Bulanan untuk Tabungan Dana Darurat Mobil

Pada intinya, dana darurat akan sangat dibutuhkan untuk melakukan pergantian suku cadang dan servis rutin ringan. Tentu diperlukan perhitungan yang matang mengenai besaran dana darurat yang ideal untuk mobil Anda.
 
Mengukur besaran tabungan dana darurat tentu tidak sama dengan dana darurat pribadi. Besaran dana darurat untuk mobil tentu tidak akan disesuaikan dengan pengeluaran, melainkan harga komponen mobil yang memiliki diganti rutin.
 
Pemilik mobil sebaiknya membuat tabel mengenai harga-harga komponen yang biasanya rutin diganti. Ketika biaya totalnya sudah ditemukan, maka segitulah besaran dana cadangan mobil yang harus dimiliki. 
 
Sisihkan uang 1 persen atau maksimal 5 persen dari penghasilan bulanan ke rekening tersebut pengeluaran mobil untuk kebutuhan darurat.
 

2. Bedakan Biaya Operasional Bulanan & Tahunan

Biaya operasional merupakan biaya-biaya seputar penggunaan dan kepemilikan mobil yang juga harus persiapkan. Agar lebih mudah, pisahkan saja biaya operasional untuk bulanan dan juga tahunan dengan menggunakan bagan.
 
Pengeluaran bulanan biasanya berisikan estimasi biaya bahan bakar minyak (BBM), parkir, tol, dan biaya harian lainnya. Sedangkan biaya tahunan meliputi pajak mobil dan asuransi.
 

3. Gunakan Rekening Terpisah

Buatlah rekening terpisah baru yang ditujukan khusus untuk biaya operasional serta tabungan dana darurat khusus mobil. Tujuan dari adanya rekening baru adalah untuk agar pengeluaran untuk mobil tidak tercampur dengan pengeluaran sehari-hari.  
 
Atau pun bisa menempatkan sebagian tabungan dana darurat untuk mobil di instrumen reksa dana pasar uang, mengingat keperluan akan pergantian suku cadang memiliki jangka waktu yang berbeda-beda.
 
Itulah hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi adanya pengeluaran mendadak dan rutin yang disebabkan karena kepemilikan mobil. Intinya, kepemilikan mobil tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan wajib untuk melindungi aset ini dengan asuransi mobil. Tanpa asuransi mobil, maka risiko finansial yang harus ditanggung saat mobil rusak karena kecelakaan, baret-baret, atau hilang, menjadi semakin besar.
 
(ERA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif