Solar B30 dapat meningkatkan performa dan rendah emisi gas buang. AntaraFoto/Aprillio akbar
Solar B30 dapat meningkatkan performa dan rendah emisi gas buang. AntaraFoto/Aprillio akbar

Bahan Bakar

Solar B30 Diklaim Lebih Baik dari Solar B20

Otomotif Solar
Ekawan Raharja • 26 September 2019 15:10
Jakarta: Pemerintah sudah merampungkan uji jalan (road test) untuk solar B30 dengan menggunakan kendaraan kurang dari 3,5 ton. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim hasil pembakaran Solar B30 lebih baik dari Solar B20 yang ada sekarang ini.
 
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menerangkan hasil yang didapatnya ini sesuai dengan proyeksi mereka. Solar B30 diklaim dapat meningkatkan performa dan menekan emisi gas buang CO mobil.
 
"Uji coba berjalan lancar, hasilnya (dibandingkan dengan B20) daya rata-rata meningkat 0,84 persen, emisi CO turun 0,1 hingga 0,2 gram per kilometer, dan emisi PM turun 0,01 hingga 0,08 gram per kilometer. Sesuai dengan proyeksi kita," ujar Dadan Kusdiana melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dadan menambahkan uji jalan untuk kendaraan kurang dari 3,5 ton menggunakan Mitsubishi Pajero Sport sudah rampung pada 21 September 2019. Mobil ini sukses menempuh jarak 50.165,5 kilometer dari target 50 ribu kilometer.
 
Solar B30 Diklaim Lebih Baik dari Solar B20
 
Dalam uji jalan tersebut, Mobil uji coba ini melakukan perjalanan mulai dari Lembang - Cileunyi - Nagreg - Kuningan - Tol Babakan - Slawi - Guci - Tegal - Tol Cipali - Subang - Lembang dengan rata-rata menempuh perjalanan 630 kilometer per hari.
 
"Untuk kendaraan berat lebih dari 3,5 ton masih menyelesaikan tahap uji, saat ini sudah mencapai jarak tempuh 38.005 kilometer dari 40.000 kilometer yang ditargetkan. Ini untuk mendapatkan konfirmasi efek penggunaan B30 pada kondisi awal dibandingkan dengan kondisi setelah jarak tempuh tertentu," papar Dadan.
 
Sebagaimana diketahui, saat ini Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis diesel (solar) yang digunakan pada kendaraan bermesin diesel telah mengandung biodiesel (FAME) 20 persen atau yang disebut B20. Setelah dilaunching pada 3 Juni 2019, uji jalan menggunakan B30 dilakukan pada kendaraan uji kurang dari 3,5 ton dan lebih dari 3,5 ton. Implementasi B30 sendiri akan dimulai di awal tahun 2020 nanti.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif