Membawa bayi saat berkendara, wajib perhatikan keselamatannya. Carl DE SOUZA/AFP
Membawa bayi saat berkendara, wajib perhatikan keselamatannya. Carl DE SOUZA/AFP

Bawa Bayi saat Berkendara? Jangan Egois, Wajib Jaga Keselamatan

Otomotif tips mobil safety driving tips knowledge
Ahmad Garuda • 05 Juli 2019 15:58
Jakarta: Terkadang dalam beraktifitas, kita diharuskan membawa serta bayi, baik itu yang masih di bawah tiga tahun (batita) maupun di bawah lima tahun (balita). Itu wajib kita lakukan agar bayi tetap aman saat kita berkendara.
 
Instruktur Safety Defensive Consulting Indonesia (SDCI), Sony Susmana saat berbicara dengan Medcom.id menegaskan bahwa sebagai orang tua, wajib punya komitmen dalam hal keselamatan berkendara. Bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk seluruh anggota keluarga, termasuk bayi.
 
"Membawa bayi saat berkendara itu tidak seperti membawa penumpang yang sudah bisa menggunakan seatbelt secara tepat. Dibutuhkan perlengkapan khusus seperti kursi bayi kalau usianya masih di bawa tiga tahun dan booster seat kalau usianya di bawah lima tahun. Ini berbeda dan harus diperhatikan, agar tidak salah," klaim Sony.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menegaskan agar penggunaannya jangan dibalik. Karena ini sudah disesuaikan dengan tubuh bayi. Bahkan penempatan posisi duduknya pun tak boleh di depan, meski menggunakan kursi bayi atau booster seat.
 
"Posisi duduk juga sangat menentukan keselamatan bagi si bayi saat kita berkendara. Jangan sekali-kali posisinya ditempatkan di kursi penumpang bagian depan. Mengingat di bagian depan itu ada komponen airbag yang akan mengembang jika terjadi tabrakan. Ini sangat berbahaya bagi bayi."
 
Ia menyarankan agar posisi duduk bayi itu berada di bagian belakang, tepat di baris kedua namun berseberangan dengan posisi pengemudi. Misalnya pengemudi di sebelah kanan (posisi berkendara mobil-mobil di Indonesia), maka posisi duduk si bayi harus berada di sebelah kiri agar bisa dijangkau oleh tangan pengemudi.
 
Kalau soal nyaman atau tidak, tentu ini tergantung juga dari kebiasaan yang ditanamkan terhadap si bayi. Termasuk mengerti perilakunya saat berkendara. Agar proses berkendara lebih aman dan nyaman. Apalagi jika memang harus berkendara hanya berdua saja. Jadi tetap jaga keselamatan dengan tidak egois terhadap anggota keluarga seperti bayi.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif