Komponen Otomotif,

Teknologi Busi Yttrium, Alternatif Selain Iridium

Ekawan Raharja 30 Mei 2018 13:26 WIB
komponen otomotif
Teknologi Busi Yttrium, Alternatif Selain Iridium
Selain iridium, ada juga bahan ytrrium yang diklaim cocok untuk pengapian di busi. Brisk
Jakarta: Masyarakat umum banyak yang mengenal saat ini para produsen busi seperti NGK atau Denso yang memilih bahan iridium sebagai salah satu komponen untuk pengapian. Selain kedua brand besar itu, ada juga produsen pemantik api asal Ceko, Brisk, menawarkan teknologi alternatif selain iridium yakni yttrium.

Brisk menghadirkan busi berbahan yttrium ini di produknya A-Line. Sayangnya A-Line saat ini baru tersedia untuk mobil dengan harga Rp75 ribu per unitnya.

Dari hasil dyno test, A-Line mampu menghasilkan pengapian serta akselerasi yang lebih baik dibandingkan busi Iridium. Efeknya juga berpengaruh kepada efisiensi bahan bakar, mampu meningkatkan top speed, durability mencapai 45 ribu kilometer.

Country Manager PT Brisk Busi Indonesia, Jason Muliadi, mengatakan, A-Line menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan busi dengan keunggulan setara busi iridium dan bisa digunakan untuk semua jenis mobil yang ada di Indonesia. Mengingat busi berbahan iridium hingga saat ini masih tergolong cukup mahal.


"Melalui Brisk A-Line kami ingin memberikan produk dengan harga terjangkau, berkualitas, dan keunggulan setara dengan busi Iridium yang harganya mencapai Rp200 ribu. Konsumen bisa mendapatkan tenaga meingkat, akselerasi meningkat, tapi tetap hemat bahan bakar," jelas Jason melalui keterangan resminya.

Nama Brisk juga sudah cukup lama berkecimpung di dunia busi, sejak 1935 di Tabor Republik Ceko. Mereka sudah masuk ke Indonesia sejak 2017 dengan membawa beberapa jenis busi seperti Copper Racing, Silver Racing, Lamborghini Spark, Premium ZS/ZC, dan Premium EVO.



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360