CEO Tesla, Elon Musk, mengumumkan menjual teknologi mereka kepada produsen otomotif lainnya. Tesla
CEO Tesla, Elon Musk, mengumumkan menjual teknologi mereka kepada produsen otomotif lainnya. Tesla

Industri Otomotif

Tesla Terbuka Berbagi Perangkat Lunak & Suku Cadang Mobil Listrik

Otomotif industri otomotif tesla
Ekawan Raharja • 04 Agustus 2020 15:53
Silicon Valley: Tesla merupakan salah satu pioner mobil listrik dan sudah memasarkan berbagai jenis model. Dewasa ini, mereka mengambil sikap terhadap para kompetitornya dengan terbuka untuk berbagi teknologi yang mereka miliki dengan merek lainnya yang juga mengembangkan mobil listrik.
 
Hal ini dikemukakan oleh CEO Tesla, Elon Musk, melalui kicauan Twitter-nya. Intinya mereka siap menjual berbagai teknologi yang dimiliki kepada merek lainnya agar industri otomotif, khususnya energi alternatif, bisa berkembang.
 
"Tesla terbuka dengan kemungkinan untuk menjual lisensi perangkat lunak dan menyuplai penggerak dan baterai. Kami hanya ingin mempercepat perkembangan energi terbarukan, bukan menghancurkan kompetitor," ungkap Elon dikutip dari Carscoops.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tetapi belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai ucapan dari pria yang berjuluk The Ironman. Tentu ini menarik karena Tesla memiliki perangkat lunak Autopilot driver-assistance yang cukup canggih.
 
Selain itu merek mobil listrik ini juga sudah mempersiapkan baterai terbaru yang tahan hingga 1,6 juta kilometer perjalanan. Sumber tenaga di mobil listrik ini merupakan hasil kolaborasi antara pabrikan baterai China Contemporary Amperex Technology (CATL) dan tim ahli Tesla.
 
Ucapan yang dilontarkan oleh Elon Musk ini juga bukan hal yang baru bagi Tesla. Pada 2014 mereka pernah membebaskan kekayaan intelektualnya sehingga bisa dimanfaatkan oleh pabrikan lain dalam mengembangkan mobil listrik.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif