Sosialisasi perluasan sistem ganjil-genap. Foto: MI/Saskia Anindya Putri
Sosialisasi perluasan sistem ganjil-genap. Foto: MI/Saskia Anindya Putri

Lalu Lintas

Selama PSBB, Ganjil-Genap di Jakarta Ditiadakan

Otomotif lalu lintas sistem ganjil genap PSBB
Ekawan Raharja • 20 April 2020 12:36
Jakarta: Masyarakat yang masih bepergian dengan mobil pribadi untuk bekerja hari ini, Senin (20/4/2020), tidak perlu khawatir dengan peraturan ganjil-genap. Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah mengumumkan peniadaan sementara peraturan pembatasan kendaraan tersebut masih diberlakukan.
 
Melalui akun resmi Instagram Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dishubdkijakarta, peniadaan Kebijakan sistem Ganjil Genap diperpanjang sampai dengan masa berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta. Mengingat ibukota negara masih memberlakukan peraturan tersebut terkait pencegahan penyebaran pandemik korona di Jakarta yang cukup masif.
 
"Tetap #dirumahaja dan bepergian hanya jika sangat diperlukan. Ikuti instruksi jaga jarak sosial PSBB bidang transportasi. Berhati-hati di jalan, jaga batas kecepatan dan jaga jarak, utamakan keselamatan," tulis di akun tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, pemerintah juga sudah beberapa kali melakukan perpanjangan peniadaan peraturan ganjil-genap di DKI Jakarta. Terakhir mereka mengumumkan peniadaan peraturan ini per 6-19 April 2020.
 
Peniadaan peraturan ganjil-genap tentu sudah berlangsung mulai Senin ini hingga PSBB berakhir. Sehingga dengan ini, pemilik mobil bebas untuk menggunakan mobilnya pada pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB-20.00 WIB yang biasanya diatur lalu lintasnya oleh peraturan ganjil-genap.
 
Masyarakat bisa menggunakan mobilnya dengan leluasa untuk melintasi wilayah yang terkena ganjil genap, seperti skema satu yang meliputi Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Majapahit. Kedua, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, dan Jalan Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai simpang Jalan TB Simatupang).
 
Skema ketiga, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kiai Caringin dan Jalan Tomang Raya. Terakhir, Jalan Pramuka, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya, Jalan Gunung Sahari dan segmen persimpangan terdekat sampai pintu masuk jalan tol serta pintu keluar jalan tol sampai persimpangan terdekat.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif