Suzuki Jimny terancam berhenti jualan di Eropa
Suzuki Jimny terancam berhenti jualan di Eropa

Mobil Baru

Suzuki Jimny Terancam Stop Jualan di Eropa

Otomotif mobil baru industri otomotif suzuki mobil
Ekawan Raharja • 27 Januari 2020 14:08
Jepang: Di Indonesia, Jimny mendapatkan sambutan yang sangat luar biasa dan inden yang berlaku di sini cukup panjang hingga tempo tahunan. Kondisi ini sangat berbeda jauh dengan penjualan di Eropa yang rencananya akan menghentikan penjualan mobil mungil 4x4 tersebut.
 
Suzuki rencananya akan menarik penjualan Jimny dari pasar Eropa karena masalah standar emisi. Diketahui Benua Biru tersebut akan meningkatkan standar emisi gas buang kendaraan bermotor pada 2021, dikutip dari Autoevolution.
 
Sebagai perbandingan, mesin K15B yang digunakan sekarang ini menghasilkan karbon 154 gram CO2 per kilometer. Sedangkan untuk standar emisi Eropa yang berlaku pada 2021 hanya 95 gram CO2 per kilometer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun kondisinya ini masih lama, namun persiapan harus segera dilakukan pabrikan asal Jepang ini demi mengantisipasi berlakunya peraturan tersebut. Apabila diwaktu yang sudah ditentukan tidak bisa melaksanakannya, tentu saja ada sanksi yang siap diterima oleh Suzuki.
 
Sebenarnya Suzuki juga mulai mengikuti regulasi yang berlaku di Eropa dengan dimulai dari meniadakan varian diesel. Kemudian mereka juga memiliki teknologi mild hybrid 12V seperti di Ignis dan Swift, atau hybrid 48V berpadu mesin K14B seperti di Vitara. Teknologi ini mungkin bisa digunakan oleh Jimny untuk mengatasi peraturan mengenai standar emisi gas buang kendaraannya.
 
Sini lain, cara untuk mengakali peraturan ini adalah mendaftarkan kendaraan mungil ini menjadi kendaraan komersial dengan status N1 Commercial Vehicle. Statusnya sebagai kendaraan komersial membuatnya tidak terkena peraturan emisi gas buang terbarunya dengan ambang batas 95 gram CO2 per kilometer di tahun 2021.
 
Hanya saja Suzuki harus melakukan sejumlah penyesuaian interior dengan mencopot bangku belakang. Sehingga mobil ini bukan lagi berstatus sebagai kendaraan penumpang.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif