Di ruang pamer bisa terdapat 12 mobil yang dipajang mulai dari Mazda2, Mazda3, CX-3, CX-5, CX-9 dan berbagai model lainnya. Medcom.id/Ekawan Raharja
Di ruang pamer bisa terdapat 12 mobil yang dipajang mulai dari Mazda2, Mazda3, CX-3, CX-5, CX-9 dan berbagai model lainnya. Medcom.id/Ekawan Raharja

Mazda Berharap Besar dari Dealer Baru di Simprug

Otomotif mazda industri otomotif Wuling GIIAS 2019
Ekawan Raharja • 18 Juli 2019 08:18
Jakarta: Membangun dealer baru tentu diharapkan bisa menambah penjualan sebuah merek kendaraan. Sehingga di akhir tahun, mereka bisa mencapai target yang sudah ditetapkan, dan mempertahankan bisnis mereka dalam waktu yang panjang di tanah air.
 
Hal ini yang coba dilakukan oleh Mazda, dengan membangun dealer baru di daerah Simprug Jakarta Selatan. Presiden Direktur Eurokars Motor Indonesia, Roy Arman Arfandy, menjelaskan dealer ini menggantikan dealer Mazda Jakarta Selatan yang berlokasi di Pondok Indah. Meski statusnya berganti namun targetnya berbeda dengan pendahulunya.
 
"Target ini saya kira 100 unit per bulan, di atas rata-rata dealer lainnya per bulan. Mengingat lokasinya berada di Jakarta Selatan yang banyak dihuni konsumen menengah ke atas," ujar Roy Arman Arfandy Rabu (17/7/2019) di Dealer Mazda Simprug.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya konsumen di daerah sini menjadi barometer pertumbuhan otomotif premium di Ibukota. Sehingga asa besar diberikan di daeler ini mengingat lokasinya dekat dengan sasaran konsumen Mazda di Indonesia.
 
Mazda Berharap Besar dari Dealer Baru di Simprug
 
Secara ukuran, dealer Mazda Simprug juga menjadi dealer Mazda terbesar di Indonesia dengan luas bangunan sebesar 7.070 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 2.645 meter persegi. Bangunan dealer ini terdiri dari lima tingkat dengan satu basement.
 
Di ruang pamer bisa terdapat 12 mobil yang dipajang mulai dari Mazda2, Mazda3, CX-3, CX-5, CX-9 dan berbagai model lainnya. Sedangkan di bengkel tersedia 10 stall yang bisa memeriksa sekitar 25-28 mobil per harinya.
 
Target besar juga masih menanti Mazda di Indonesia dengan 7.000 unit hingga akhir 2019. Roy masih yakin bahwa target tersebut bisa dicapai di akhir tahun ini.
 
"Belakangan memang ada penurunan penjualan. Saya berharap pemilu sudah usai, sudah damai, dan target bisa tercapai."
 
Strategi membangun dealer di kawasan premium memang tidak hanya dilakukan oleh Mazda seorang diri. Tak jauh dari dealer Mazda Simprug, sudah terlebih dahulu dibangun dealer Hyundai dan menjadi markas Hyundai Mobil Indonesia. Kemudian Toyota dan Mitsubishi memiliki strategi menyasar konsumen premium dengan membangun dealer di Jalan Sudirman yang menjadi jantung Ibukota.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif