NEWSTICKER
Ford Mustang Mach-E. Ford
Ford Mustang Mach-E. Ford

Industri Otomotif

Pasar Otomotif AS Terancam Turun 15 Persen karena Virus Korona

Otomotif industri otomotif Virus Korona
Ekawan Raharja • 18 Maret 2020 14:09
Amerika Serikat: Virus korona secara tidak langsung akan berdampak kepada turunnya daya beli kendaraan bermotor di seluruh dunia. Bahkan, analis di Amerika Serikat (AS) sudah memprediksi bahwa penjualan di Negeri Paman Sam tersebut akan anjlok karena pandemik covid-19.
 
Kepala Analis Industri TrueCar ALG, Eric Lyman, memproyeksikan penjualan mobil di Amerika Serikat bisa mengalami penurunan antara 3-9 persen dibandingkan year on year tahun 2019. Bahkan jika virus korona masih merajalela dalam waktu yang cukup lama, maka penurunan bisa saja menyentuh hingga 15 persen.
 
"Dalam lingkungan ekonomi global yang bergerak sangat cepat dan sangat fluktuatif yang disebabkan oleh pandemi COVID-19, kami percaya adalah bijaksana untuk memberikan berbagai proyeksi industri otomotif yang direvisi ke penjualan kendaraan baru untuk tahun 2020. Rentang ini didasarkan pada berbagai skenario yang disediakan oleh ahli pihak ketiga," ucap Eric Lyman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perkiraannya jika virus korona bisa membaik sebelum April berakhir, diprediksi ada sekitar 500 ribu unit mobil tidak laku terjual. Sehingga di akhir tahun diperkirakan, pasar otomotif akan menyentuh di angka 15 juta unit.
 
"Pemulihan cepat pada akhir April akan menyebabkan sekitar setengah juta kehilangan penjualan, sementara penurunan yang berkepanjangan sampai akhir tahun akan menghasilkan penurunan penjualan hampir 15 persen pada tahun 2020. Sementara dengan skenario saat ini, kami kemungkinan memiliki penjualan kendaraan baru kisaran pertengahan 15 juta unit di tahun 2020, "lanjut Lyman.
 
ALG juga memproyeksikan bahwa transaksi pembelian mobil baru akan turun. Ini akan disiasati dealer dengan membuat sistem yang memungkinkan melakukan transaksi dari jarak jauh (online). Ini membuat pembelian bisa memesan mobil tanpa harus meninggalkan rumah.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif