Isuzu tetap pasang asa meski pasar otomotif di segmen komersial kian ketat dengan segala regulasi barunya. IAMI
Isuzu tetap pasang asa meski pasar otomotif di segmen komersial kian ketat dengan segala regulasi barunya. IAMI

Pasar Truk Kian Bersaing, Isuzu Perkuat di Segmen Logistik

Otomotif isuzu penjualan mobil teknologi otomotif
Ahmad Garuda • 19 November 2019 17:53
Jakarta: Tantangan penjualan di segmen mobil komersil seperti truk, kian ketat di 2019. Bukan hanya karena faktor banyaknya brand otomotif di segmen ini yang punya produk baru dengan sederet fitur baru. Namun juga karena segmen tersebut belum menggeliat lagi lantaran penurunan harga ragam komoditas.
 
Hal itu juga diakui General Manager PT IAMI, Yohanes Pratama. Ia menjelaskan, pasar kendaraan komersial di tahun ini memang penuh tantangan, tidak hanya karena beberapa komoditas utama seperti harga batubara dan harga sawit yang terkoreksi. Tahun juga merupakan tahun politik dengan adanya pesta demokrasi di Indonesia di mana market kendaraan komersial sempat wait and see.
 
“Selain itu ada beberapa isu soal perencanaan investasi konsumen di kendaraan komersial seperti regulasi over dimension dan over load (ODOL) dan pembatasan usia operasional kendaraan komersial,” ujar Yohanes.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan, sepanjang Januari hingga Oktober 2019, pasar ritel truk ringan kategori dua di Indonesia terkoreksi sampai dengan 16% ketimbang periode yang sama tahun lalu.
 
“Atas situasi pasar seperti ini, kami tidak hanya fokus pada pasar komoditas, namun juga aktif menggarap pasar logistik di mana saat ini trend pembelanjaan e-commerce meningkat, general transporter, serta bermain pada segmen konstruksi.”
 
Ia menambahkan, pihaknya ingin selalu hadir dalam setiap perjalanan bisnis konsumen Isuzu dengan senantiasa memberikan produk yang fit sesuai kebutuhan konsumen, dari proses awal hingga akhir yang mudah dan cepat.
 
“Serta kompetitif dari segi biaya kepemilikan dan biaya operasional. Dengan demikian dalam situasi yang penuh tantangan Isuzu secara penjualan ritel mengalami peningkatan pangsa pasar hingga lebih dari 2 persen,” papar dia.
 
Hal tersebut juga terjadi di pasar ritel truk medium kategori tiga di Indonesia yang terkoreksi sampai 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan ritel Isuzu masih sejalan dengan pergerakan pasar dan mempertahankan pangsa pasar di segmen ini.
 
“Dengan mesin diesel berteknologi commonrail yang sudah terbukti andal dan irit, Isuzu dapat menjawab kebutuhan konsumen saat ini,” ujar Yohanes.
 
Sedangkan untuk produk baru yaitu Isuzu Traga yang bermain di segmen Pick Up Medium Cab Over, sepanjang Januari hingga Oktober 2019 mengalami peningkatan penjualan signifikan lebih dari 160 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
 
“Seiring dengan penerimaan yang baik dari customer. Tidak hanya karena kabin baru yang lebih luas dan modern, kapasitas muatan yang lebih luas, pengereman yang lebih baik, serta konsumsi bahan bakar yang lebih irit,” papar dia.
 
Dengan berbagai pencapaian itu, pihaknya optimistis sepanjang tahun ini bisa meraih penjualan ritel sebanyak 25.000 unit.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif