Rekaman Dinas Perhubungan Surabaya di centre CCTV. Medcom.id/Syaikhul Hadi
Rekaman Dinas Perhubungan Surabaya di centre CCTV. Medcom.id/Syaikhul Hadi

Tak Bayar Denda E-Tilang, Polisi Bakal Blokir STNK Pelanggar

Otomotif lalu lintas regulasi otomotif
M. Bagus Rachmanto • 22 Januari 2019 14:38
Jakarta: Polda Metro akan memblokir Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) baik roda dua dan empat yang tidak membayar denda tilang electronic traffic law enforcement(E-TLE),atau tilang elektronik hingga batas waktu yang ditentukan.
 
Data Ditlantas Polda Metro Jaya menyebut, pelanggaran yang dilakukan pengendara yang terekam CCTV di sejumlah tempat yang berada di dalam wilayah kerja Polda Metro Jaya bervariasi.
 
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusuf dalam program Top News Metro TV, Senin 21 Januari 2019 mengatakan, pemblokiran dilakukan jika pemilik kendaraan tidak membayarkan denda tilang, dan mengakibatkan pemilik kendaraan tidak dapat melakukan perpanjangan STNK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Lebih lanjut Yusuf menjelaskan, pemblokiran STNK akan otomatis terbuka atau hilang setelah pemilik melakukan pembayaran melalui bank yang ditunjuk.
 
"Penindakan terhadap Electronic Traffic Law Enforcement ini adalah salah satu cara kalau pemilik kendaraan atau pelanggar itu tidak merespon dengan apa yang sudah disampaikan oleh petugas, maka langkahnya dengan di blokir STNK itu," kata Yusuf.
 
Menurut Yusuf, dengan diblokir, para pemilik diharap mengetahui dan membayarkan denda saat melaksanakan pengesahan setiap tahun, karena mereka akan tahu STNK-nya diblokir. "Untuk membuka blokir dan disahkan setiap tahun, mereka harus membayar denda tilang sesuai pelanggaran."
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi