Presiden Joko Widodo merencanakan Solar B100 untuk Indonesia. Doc MI
Presiden Joko Widodo merencanakan Solar B100 untuk Indonesia. Doc MI

Toyota Dukung Rencana Solar B100

Otomotif toyota bahan bakar gas industri otomotif Solar
Ekawan Raharja • 19 Februari 2019 07:52
Jakarta: Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, memiliki visi energi untuk menghadirkan solar yang sepenuhnya dibuat dari minyak nabati atau lebih dikenal dengan Solar B100. Rencana ini pun mendapatkan banyak pro dan kontra, termasuk dari pelaku industri otomotif yang menjadi konsumen Solar B100.
 
Administration and Corporate Planning Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, menyatakan dukungannya terhadap rencana Joko Widodo untuk mengembangkan Solar B100. Menurutnya semangat pemerintah melalui Solar B100 sejalan dengan visi Toyota mengenai energi.
 
"Sebenarnya pemerintah punya visi yang kurang lebih sama, sejalan, dengan Toyota untuk ruang energi. Kesamaan semangat otomotif, khusus Toyota, dan pemerintah sejalan untuk menghadirkan energi terbarukan dan lebih bersih," ungkap Bob Azam Senin (19/2/2019) melalui sambungan telepon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria ramah ini juga mengakui kalau Toyota belum memiliki teknologi yang bisa menyerap Solar B100. Mengingat regulasinya belum tersedia dan perusahaan otomotif akan mengikuti regulasi dari pemerintah.
 
Toyota Dukung Rencana Solar B100
 
"Untuk teknologi belum ada. Kalau industri otomotif terus mengembangkan teknologi berdasarkan pemerintah," lanjut bob
 
Sayangnya Bob Azam tidak bisa memberikan banyak komentar mengenai detail Solar B100 ini, mengingat sekarang pemerintah masih ada di Solar B30. Saat ini pemerintah bekerja sama dengan beragam produsen otomotif sedang melakukan uji coba mengenai kecocokan Solar B30 dengan mesin-mesin diesel yang tersedia.
 
"Persoalan B20 dan B30 pada proses. Nilai ekonomisnya juga harus tingkatkan."
 
Bob Azam berharap untuk menuju Solar B100, atau pengembangan Solar B30, pemerintah tetap terbuka. Baik pemerintah dan pihak-pihak terkait bisa saling berkomunikasi untuk memberikan hasil yang terbaik.
 
"Harapan kerja sama dilanjutkan, komunikasi diperkuat dalam bentuk riset, serta memberikan rencana jangka panjang. Di bisnis sangat membutuhkan rencana jangka panjang," tutup Bob Azam.
 
Rencana Solar B100 ini dicetuskan oleh Joko Widodo dalam Debat Calon Presiden Republik Indonesia pada Minggu malam (17/2/2019). Joko Widodo sempat menyinggung soal penggunaan bahan bakar biosolar atau biodiesel untuk mendukung sektor pertanian kelapa sawit.
 
Calon Presiden petahana itu menegaskan bahwa saat ini proses bahan bakar Solar B20 sudah rampung. Ia menegaskan target saat ini adalah menuju Solar B100 yang merupakan hasil ekstrak minyak nabati dari Kelapa Sawit.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif