NEWSTICKER
MG sudah mendaftarkan diri ke Gaikindo. MG
MG sudah mendaftarkan diri ke Gaikindo. MG

Mobil Baru

Morris Garage Masuk ke Indonesia, Langsung Daftar ke Gaikindo

Otomotif mobil baru
Ekawan Raharja • 09 Maret 2020 16:05

Jakarta: Produsen otomotif terbaru Morris Garage (MG) dalam waktu dekat ini akan mulai memasarkan kendaraannya di Indonesia. Selain sudah mempersiapkan kendaraan untuk dipasarkan, ternyata mereka juga sudah mendaftarkan diri ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) sebagai asosiasi industri otomotif di tanah air.
 
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengakui merek asal Inggris di bawah kepemilikan Tiongkok ini sudah melakukan registrasi ke Gaikindo. Bahkan diklaim, dalam waktu dekat ini keanggotaan mereka sudah rampung.
 
"Sedang mendaftarkan diri ke Gaikindo dan lagi proses. Harusnya Maret ini sudah mulai jalan, mulai jualan paling tidak," ungkap Yohannes Nangoi beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayangnya, Nangoi belum mengetahui skema kendaraan-kendaraan yang ditawarkan oleh MG. Entah akan menggunakan skema impor dengan kendaraan utuh (completely build up/CBU) atau melakukan perakitan di dalam negeri. "Setahu saya CBU Dulu. Pokoknya di bawah SAIC, satu grup sama Wuling Motors," sambungnya.
 
Tentu saja bila benar memiliki komunikasi di tingkat pusat di Tiongkok, bisa saja MG memanfaatkan pabrik saudaranya tersebut di Cikarang, Jawa Barat, untuk menumpang produksi kendaraan. "Rasanya ada karena mereka ada kerjasama dari pusatnya, untuk lokalnya belum tahu."
 
MG baru-baru ini mengumumkan keagenan resminya di Indonesia. Mereka akan bersaing dengan nama-nama pabrikan otomotif besar lain di dalam negeri, bahkan kompetitornya asal Tiongkok lainnya yakni DFSK dan Wuling Motors.
 
Menariknya, MG optimis dan sangat percaya datang di tengah kondisi pasar otomotif domestik yang sedang naik-turun. Padahal awal tahun ini market minus sampai 7,7 persen (retail), dan wholesales di 3,0 persen. Sementara tahun lalu, penjualan mobil terkoreksi sampai 10,5 persen (wholesales), sedangkan retail sales merosot 9,5 persen.


 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif