Ertiga menjadi salah satu tulang punggung ekspor di Indonesia. Suzuki
Ertiga menjadi salah satu tulang punggung ekspor di Indonesia. Suzuki

Ekspor Mobil

Ekspor Suzuki Meningkat di Momen Pandemik Covid-19

Otomotif industri otomotif suzuki mobil
Ekawan Raharja • 21 Juni 2020 19:40
Jakarta: Pandemik Covid-19 memang menyerang ke kesehatan dan berdampak kepada industri otomotif. Di tengah lesunya pasar otomotif di tahun 2020, nyatanya ekspor Suzuki masih mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan.
 
PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) berhasil membukukan pertumbuhan melalui ekspor Completely Built Up (CBU). Selama Januari-Mei 2020, pertumbuhan ekspor mobil CBU Suzuki lebih tinggi 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini membuat catatan ekspor merek asal Jepang itu secara keseluruhan tumbuh di saat neraca ekspor industri otomotif turun.
 
“Sebetulnya kami optimistis pertumbuhan ekspor mobil CBU Januari-Mei bisa lebih tinggi dari 22 persen. Tapi mengingat saat ini kita dihadapkan pandemik Covid-19 dan penurunan produktivitas dari berbagai sektor, angka itu adalah sebuah pencapaian positif. Ertiga dan Carry masih menjadi lini produk yang memberikan kontribusi tertinggi, disusul XL7 yang mendorong ekspor Suzuki tumbuh secara positif,” terang Assistant Dept Head Production Planning Control PT SIM, Aris Yuliyantoro, melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama periode Januari-Mei 2020 ekspor mobil Suzuki meningkat karena didukung primadona Ertiga yang menjadi kontributor terbesar, yaitu sebanyak 7.880 unit. Peningkatan ekspor juga didukung kontribusi Carry sebanyak 3.339 unit.
 
Tak hanya itu, XL7 yang diluncurkan sebagai lini produk baru Februari lalu turut mendorong ekspor Suzuki dengan kontribusi sebanyak 2.169 unit. Tahun 2020 ini Suzuki akan mengekspor kendaraan ke lebih dari 50 negara di dunia.
 
International Monetary Fund (IMF) memperkirakan Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu bertahan dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap positif di tahun 2020 meski terpapar virus korona. Hal ini didukung oleh data dari Kementrian Perindustrian yang menyatakan bahwa ekspor mobil Indonesia dengan skema CBU selama kuartal 1 2020 mencapai 87.879 unit.
 
“Peningkatan ekspor ini membangun optimisme untuk kembali beroperasi setelah menghentikan sementara kegiatan pabrik. Saat ini pasar internasional dalam masa pemulihan, dan untuk memenuhi permintaan ekspor, secara bertahap kami kembali berproduksi dengan menerapkan Suzuki Hygiene Commitment dan protokol kesehatan dari Pemerintah. Kami harap industri otomotif dan lainnya cepat pulih dan bangkit bersama agar bisa memberikan kontribusi positif untuk Indonesia,” tutup Aris.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif