Penerapan biodiesel B40 belum diriset oleh Mitsubishi Fuso. Dok Medcom
Penerapan biodiesel B40 belum diriset oleh Mitsubishi Fuso. Dok Medcom

Regulasi Bahan Bakar

Mitsubishi Fuso Akui Belum Riset Penggunaan Biodiesel B40

Otomotif mitsubishi
Ahmad Garuda • 13 Februari 2020 07:40
Jakarta: Komitmen Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk memaksimalkan penggunaan minyak sawit sebagai campuran bahan bakar, berdampak ke industri otomotif penggunanya seperti truk. Penerapan biodiesel B30 memang baru saja diberlakukan awal 2020, namun peningkatan secara bertahap ke versi yang lebih tinggi kandungan minyak sawitnya jadi sebuah keniscayaan.
 
Namun sebagian produsen truk yang notabene jadi sasaran empuk penggunaan CVO (minyak sawit) ini, mengaku belum melakukan riset soal penggunaan BBM B30 tersebut. Di antaranya Mitsubishi Fuso. Diakui oleh Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Duljatmono saat jumpa pers di Novotel pada Selasa (11/2/2020) lalu, bahwa mereka belum melakukan apa pun soal biodiesel 40.
 
"Kami sangat mendukung regulasi yang ditetapkan pemerintah soal penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Buktinya ya mobil-mobil Fuso sudah bisa menggunakan bahan bakar hingga kandungan minyak nabatinya sebesar 30 persen. Tapi kalau B40, ya tunggu dulu. Kami juga belum begitu jauh mempelajarinya," klaim Duljatmono.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soal B40 ini menurutnya, bukan hal yang gampang seperti penerapan B20 dan B30. Lantaran kandungan minyak nabati yang sudah hampir setengahnya, wajib diriset lebih dalam. Bukan hanya untuk bisa digunakan saja, namun juga efek jangka panjang buat penggunanya nanti.
 
"Kalau penggunaan bahan bakar ramah lingkungan seperti ini, yang harus dipelajari lebih jauh adalah soal efek jangka panjangnya saat digunakan. Kita juga harus membuat ini aman untuk dikonsumsi dan penggunaan di mobil-mobil yang ada sekarang, bukan lagi soal hanya ganti filter saja. Tapi benar-benar harus disesuaikan dengan kebutuhan mesin itu sendiri."
 
Ia juga belum menegaskan secara jelas kapan Mitsubishi Fuso akan mulai meriset penggunaan bahan bakar ini. Namun jelas kedepannya pabrikan truk di Indonesia, seperti Hino, UD Trucks, Daimler akan melakukan riset lebih jauh hingga bisa menggunakannya di mobil-mobil yang mereka produksi.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif