Inggris berencana melarang penjualan mobil bermesin konvensional pada 2032. Grafis Medcom.id
Inggris berencana melarang penjualan mobil bermesin konvensional pada 2032. Grafis Medcom.id

Industri Otomotif

Inggris Percepat Larangan Mobil Konvensional

Otomotif industri otomotif
Ekawan Raharja • 13 Juli 2020 16:17
London: Inggris merupakan salah satu negara yang berencana menghapus keberadaan kendaraan konvensional (kendaraan bermesin pembakaran dalam). Bahkan mereka kini mempercepat pengaplikasian rencana tersebut sehingga udara di sana lebih bersih dan bebas polusi kendaraan bermotor.
 
Dikutip dari Insideevs, laporan terbaru menunjukan larangan penjualan mobil konvensional, baik mesin bensin dan diesel, akan dipercepat menjadi di tahun 2032. Tempo ini maju 8 tahun dari rencana semula tahun 2040 dan lebih cepat 3 tahun lagi dari rencana percepatan yang telah direvisi yaitu tahun 2035.
 
Padahal keputusan rencana penghentian penjualan kendaraan konvensional di tahun 2035 baru disetujui pada Februari 2020. Namun Komite Penasehat Pemerintah Tentang Perubahan Iklim yang menyetujui usulan Sekretaris Negara untuk urusan Transportasi, Grant Shapps, meminta pelaksanaan peraturan ini dipercepat pada tahun 2032 dan disetujui.
 
Pelarangan ini juga berlaku kendaraan dengan teknologi hybrid dan plug-in hybrid. Mengingat kedua teknologi tersebut masih menggunakan bahan bakar minyak sebagai sumber tenaganya.
 
Bahkan sepeda motor listrik juga dilarang dijual mulai 2032. Yang boleh dipasarkan hanya mobil listrik full elektrik atau bahan bakar hidrogen.
 
Larangan ini merupakan langkah awal dari target 2050 Zero Carbon Emission yang dicanangkan Pemerintah Inggris. Langkah berikutnya setelah larangan penjualan ini sukses adalah melarang peredaran dan operasional kendaraan bermotor BBM secara menyeluruh secara bertahap.
 
Namun sejumlah pihak masih meminta untuk pelarangan ini dikaji secara intensif. Mengingat banyak kendaraan berat yang menggunakan mesin konvensional untuk pekerjaan logistik, operasional, dan lain-lain.
 

(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif