Luhut Binsar Pandjaitan lakukan pertemuan dengan Hyundai Motor Asia Pacific. Instagram/Luhut.Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan lakukan pertemuan dengan Hyundai Motor Asia Pacific. Instagram/Luhut.Pandjaitan

Industri Otomotif

Luhut Lihat Mobil Listrik, Kapan Bisa Produksi?

Otomotif industri otomotif hyundai
Ekawan Raharja • 14 Agustus 2020 17:38
Jakarta: Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, membagikan cerita pengalamannya melihat mobil listrik. Dia pun langsung bertanya-tanya kapan mobil ramah lingkungan seperti ini bisa diproduksi di Tanah Air.
 
Melalui akun Instagram Luhut.pandjaitan, dia menerangkan melihat mobil listrik milik Hyundai terparkir di halaman kantornya pada Kamis (13/8/2020). Kehadiran mobil listrik ini di parkiran dalam rangka kunjungan Hyundai Motor Asia Pacific.
 
"Siang ini saya melihat langsung produk mobil listrik dari Hyundai Motors yang dipajang di halaman parkir kantor saya. Pertanyaan pertama yang saya ajukan saat melihat mobil ini kepada Presiden Hyundai Motor Asia Pasific, adalah kapan mobil seperti bisa benar-benar diproduksi di Indonesia?" tulis di kolom caption.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut keterangan dari pihak pabrikan, pabrik Hyundai di Indonesia akan rampung pada Maret 2021, dan kemudian akan dilakukan uji coba sampai akhir tahun. Nantinya kapasitas maksimal pabrik yang berlokasi di Jawa Barat ini bisa memproduksi mobil hingga 250 ribu unit per tahunnya. Selain itu, fasilitas produksi ini bisa menyerap produksi hingga 3.500 orang dalam mewujudkan proyek mobil listrik nantinya.
 
Masih dalam caption tersebut, dijelaskan proyek pembangunan fasilitas produksi ini memakan biaya USD 1.154 miliar dan membutuhkan lahan seluas 77 hektar. Investasi ini merupakan bentuk keseriusan dari saudara Kia tersebut dalam membangun industri otomotif di Indonesia, sekaligus bentuk dukungan terhadap realisasi dan komitmen investasi yang ditandatangani langsung oleh Presiden Joko Widodo tahun lalu.


"Dalam pertemuan ini, saya yakinkan kepada mereka bahwa Indonesia memiliki bahan material salah satu yang terbesar di dunia untuk pembuatan baterai mobil listrik. Saya juga ingin Hyundai menyampaikan kepada para produsen baterai dan mobil listrik lainnya, bahwa Indonesia saat ini terbuka dengan investasi untuk proyek besar seperti ini."
 
Selain itu, Luhut juga menekankan pandemik Virus Korona yang membuat kondisi tidak pasti, tidak menghalangi pemerintah dalam menjalankan komitmennya melayani para investor.
 
"Saya percaya bahwa Indonesia mampu menjadi pemain kunci produsen baterai mobil listrik di dunia, dan kita sudah berada di jalur yang tepat untuk menyongsong era kemajuan industri tanah air."
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif