MINI tutup pabrik yang ada di Inggris. Medcom.id/M Bagus Rachmanto
MINI tutup pabrik yang ada di Inggris. Medcom.id/M Bagus Rachmanto

Industri Otomotif

Ada Virus Korona, MINI Tutup Pabrik Sebulan

Otomotif industri otomotif Virus Korona rolls-royce mini
Ekawan Raharja • 20 Maret 2020 11:07
Oxford: BMW Group mengambil langkah untuk menutup fasilitas produksi MINI yang ada di Inggris karena pandemik virus korona terus berlangsung. Pabrik mobil-mobil mungil ini akan ditutup setidaknya sekitar empat pekan, hingga 17 April.
 
Rencananya pabrik-pabrik MINI yang ditutup akan ada di Oxford dan Swindon. Keputusan ini diambil mengingat tingginya penyebaran virus corona, dan demi melindungi karyawan mereka.
 
"Kami telah mengambil keputusan yang sulit untuk menghentikan produksi kami di pabrik Oxford dan Swindon pada Senin (23 Maret 2020) depan selama empat minggu," bunyi pernyataan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BMW mengklaim memberikan perlindungan kesehatan dan kesejahteraan karyawan adalah prioritas perusahaan saat ini. Mengingat pasar otomotif diprediksi juga akan mengalami gangguan akibat penyebaran covid-19 yang ada di seluruh negara. "Tenaga kerja adalah pusat kesuksesan perusahaan. Kami melakukan segala yang bisa dilakukan untuk melindungi mereka saat ini."
 
Chairman of the Board of Management of BMW, Oliver Zipse, perusahaan bertanggung jawab untuk melindungi karyawan beserta keluarganya. Sebab, hal itu nantinya akan berpengaruh pada operasional perusahaan setelah wabah ini berakhir.
 
Dia pun menegaskan, merek asal Jerman ini juga mendukung masyarakat untuk melawan virus tersebut. Terlebih lagi, beberapa minggu ke depan adalah masa kritis penyebaran virus itu dan banyak negara telah berupaya signifikan untuk melawan virus korona.
 
Selain pabrik MINI, BMW Group juga menutup pabrik Rolls-Royce yang ada di Goodwood dengan durasi serupa. CEO Rolls-Royce Motor Cars, Torsten Müller-Ötvös, berharap konsumen harap maklum apabila terjadi penundaan pengiriman karena ada pengurangan produksi.
 
"Langkah ini tidak mudah, namun kesehatan dan kesejahteraan karyawan adalah yang utama bagi kami," ungkap Torsten Müller-Ötvös.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif