Baterai mobil listrik. General Motors
Baterai mobil listrik. General Motors

Industri Otomotif

Tiru Indonesia, India Ingin Bangun Pabrik Baterai Kendaraan

Otomotif industri otomotif
Ekawan Raharja • 29 September 2020 11:00
New Delhi: Perkembangan kendaraan listrik, baik mobil, motor, dan lain-lainnya, memicu sejumlah negara untuk turut mempersiapkan industri penunjang kendaraan ramah lingkungan tersebut. India salah satu negara yang mulai mengantisipasi perkembangan kendaraan listrik dengan cara menggoda para investor untuk membangun pabrik baterai di sana.
 
Diketahui pemerintah sana sudah menawarkan insentif senilai USD 4,6 miliar, atau setara Rp 68,7 triliun, bagi pihak yang ingin mendirikan fasilitas pembuatan baterai di Negeri Bollywood. Dikutip proposal yang disitat Reuters, langkah ini dilakukan demi mempromosikan kendaraan listrik dan memangkas penggunaan minyak.
 
Beban impor minyak di India memang cukup besar karena di sana merupakan salah satu pasar otomotif terbesar dunia (kendaraan bermotor roda empat dan lebih), dengan mencapai 2,7 juta unit (tahun fiskal April 2019- Maret 2020). Sebagai perbandingan saja, Indonesia untuk satu tahunnya (tahun kalender Januari-Desember 2019) hanya berhasil menjual 1 juta unit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan apa bila jumlah kendaraan bermesin konvensional ini tidak diatasi, maka impor minyak India bisa mencapai USD 40 miliar pada tahun 2023.
 
Proposal ini dirancang oleh NITI Aayog, lembaga pemikir federal, yang dipimpin langsung oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi. Seperti yang diketahui, Modi memang sedang gencar menarik investor asing agar menanamkan modalnya di India.
 
Halaman Selanjutnya
  Sementara itu, salah satu…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif