Kontes Mekanik

Adu Skill Pelajar, Fuso Perkecil Gap Industri-Pendidikan

Ahmad Garuda 08 Agustus 2018 22:00 WIB
mitsubishi
Adu Skill Pelajar, Fuso Perkecil Gap Industri-Pendidikan
Kompetisi skill teknis para pelajar yang digelar oleh Fuso. Fuso
BSD City: Fakta tentang dunia industri yang selalu berada di depan dunia pendidikan, mayoritas masih jadi cerminan di Indonesia. Termasuk dalam industri otomotif, dunia pendidikannya akan selalu mengikuti. Bisa dibayangkan, jika sebuah sekolah otomotif tak mendapatkan kurikulum terbaru, sementara industri otomotif semakin maju.

Hal inilah yang berusaha dipangkas Mitsubishi Fuso dengan menggelar kompetisi mekanik dari siswa binaan atau vokasi pendidikan. Melalui 'Fuso Student Skill Competition' mereka menjembatani kompetisi mekanik dari anak didik.

Kegiatan yang berada di bawah payung Fuso Vocational Education Program ini, disebut sebagai tujuan dari program peningkatkan skill dan semangat untuk lebih memperdalam pengetahuan otomotif para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Melalui program yang menyasar ke dunia pendidikan ini, kami berharap bisa memberikan sumbangsih tersendiri untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air. Setidaknya, ini menjadi ajang bagi para siswa untuk berlomba mempersiapkan diri memasuki dunia kerja," ujar Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC), Duljatmono di penyelenggaraan pameran otomotif GIIAS pada Rabu (8/8/2018).


FSSC ini diikuti oleh 550 orang siswa SMK dari 10 kota di Indonesia yaitu: Medan, Palembang, Lampung, Bandung, Jakarta, Solo, Malang, Banjarmasi dan Makassar.  Untuk 11 SMK ini, KTB telah mendonasikan unit Colt Diesel pada 2017 dan dilanjutkan dengan pemberian training bagi siswa dan guru.

Kompetisi yang mereka gelar terdiri dari 3 tahap. Tahap 1 & 2 merupakan tes teori dan tes praktek di sekolah dan markas KTB Regional Training Center (KRTC) di Indonesia. Pada tahap 3 terdiri dari tes teori dan tes praktek sebagai tahap final, yang di adakan di KTB Training Center.

Materi yang diujikan di tahap praktek ini ya basic electrical, engine component measurement, engine valve adjustment, brake adjustment dan bagaimana altenator, motor starter dan clutch bekerja. Penilaian seksama pun dilakukan, seperti: keselamatan dan keterampilan dalam bekerja, kebersihan dan ketepatan waktu dalam menyelesaikan masalah.

Kompetisi mekanik juga sering dilakukan APM kendaraan niaga di Indonesia seperti Hino, Isuzu, bahkan pemain baru Tata Motors. Namun fokus besar yang diberikan Fuso untuk dunia pendidikan ini, memang lebih komprehensif. Kurikulumnya dibuat lebih lengkap sesuai tuntutan, agar siswa bisa melakukan perawatan hingga trouble shooting di kendaraan layaknya bengkel yang sebenarnya.

Berikut adalah tim pemenang kompetisi FSSC:
1. Titis Wahyu Yudiestira dan Arya Hermawan, SMK Bhakti Bangsa – Banjarbaru
2. Hafid Akbar Ramadhani dan Alfian Agusti Susanto, SMK Negeri 1 Singosari – Malang
3. Diki Wahyudi dan Arga Nirwansyah, SMK Mandiri – Medan



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id